Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Country Manager PT Luno Indonesia Jay Jayawijayaningtiyas (kiri atas), Marketing & Partnership Lead Luno Indonesia Debora Valentini (kiri bawah), Marketing & Content Luno Indonesia  Ersan Gusdianto (tengah bawah), Business Development Manager Luno Indonesia  Elna Gantia (kanan bawah), dan Country Associate Luno Indonesia Aditya Farhan (kanan atas) diterima oleh CEO BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Anthony Wonsono, Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dn Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat kunjungan virtual Luno Indonesia ke BeritaSatu, Rabu (22/9/2021). Saat ini Luno Indonesia memiliki 700.000 nasabah, atau 10% dari total investor kripto menurut data Bappebti yang per Juli sudah 7 juta. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Country Manager PT Luno Indonesia Jay Jayawijayaningtiyas (kiri atas), Marketing & Partnership Lead Luno Indonesia Debora Valentini (kiri bawah), Marketing & Content Luno Indonesia Ersan Gusdianto (tengah bawah), Business Development Manager Luno Indonesia Elna Gantia (kanan bawah), dan Country Associate Luno Indonesia Aditya Farhan (kanan atas) diterima oleh CEO BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Anthony Wonsono, Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dn Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat kunjungan virtual Luno Indonesia ke BeritaSatu, Rabu (22/9/2021). Saat ini Luno Indonesia memiliki 700.000 nasabah, atau 10% dari total investor kripto menurut data Bappebti yang per Juli sudah 7 juta. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JUMLAH INVESTOR CRYPTO LEBIH BANYAK DARI SAHAM, TRANSAKSI RP 370 TRILIUN

Gencarkan Edukasi, Luno Ajak Pemula Berinvestasi di Kripto

Rabu, 22 September 2021 | 14:26 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Platform perdagangan kripto PT Luno Indonesia mengajak lebih banyak investor untuk berinvestasi pada aset kripto, terutama bagi investor pemula di Tanah Air. Pihaknya menargetkan bisa menjaring setidaknya 1,4-2,1 juta investor di platform Luno tahun depan. Untuk itu, Luno terus menggalakkan edukasi mengenai kripto dan kemudahan pembeliannya mulai dari Rp 25.000.

”Saat ini Luno memiliki 700.000 nasabah, atau 10% dari total investor kripto menurut data Bappebti yang per Juli sudah 7 juta. Kalau tahun depan targetnya bisa tumbuh 2-3 kali lipatnya, memang pertumbuhannya sangat cepat, tahun lalu baru 300.000. Kripto sedang booming,” ucap Country Manager Luno Indonesia Jay Jayawijayaningtiyas dalam media visit virtual ke Beritasatu Media Holdings, Rabu (22/9). 

Jay mengatakan, pihaknya hendak menghapuskan stigma di masyarakat yang memandang bahwa perdagangan kripto rumit dan hanya bisa dilakukan investor dengan modal yang besar. Untuk itu, Luno hanya memperdagangkan enam token atau koin digital yakni Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH)ARP Token (ARP), WhiteCoin (XWC), Bitcoin Cash (BCH), dan USD Tether (USDT).  

”Luno menyediakan enam token. Ini yang sudah terbukti rating-nya paling bagus, security terjamin, dan harganya stabil,” ujarnya.

229  Aset Kripto Terdaftar
Saat ini, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mencatat ada 229 aset kripto terdaftar dengan 13 pedagang, salah satunya Luno Indonesia. 

"Luno yang merupakan bagian dari Venturra Capital yang tak lain milik Grup Lippo, juga ingin fokus meningkatkan literasi dan edukasi mengenai kripto. Hal ini sejalan dengan semakin tingginya minat investor terhadap aset kripto di Indonesia," ucap Jay.

Selama tahun 2021, Indonesia mengalami pertumbuhan investasi kripto tertinggi sepanjang sejarah. Terlebih sejak pemerintah mengakui kripto sebagai aset komoditas perdagangan.

Kementerian Perdagangan mencatat, jumlah investor kripto per Mei 2021 mencapai 6,5 juta pengguna, dengan total transaksi menembus Rp 370 triliun. Jumlah tersebut, lanjut dia, lebih tinggi dari investor pasar modal yang baru berada di kisaran 4,5 juta per Februari 2021 berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk itu, dia menegaskan, Luno memiliki misi untuk menanamkan pengetahuan fundamental yang baik kepada para investor kripto. Khususnya, investor kripto di Indonesia yang baru-baru ini menjadi pasar kedua terbesar Luno.

“Kami terbuka untuk siapa pun, kami mau ubah persepsi, investasi di kripto ini tak perlu modal yang besar. Namun, harus diingat prinsip high risk high return, jadi jangan pakai uang panas untuk investasi. Karena di kripto bicaranya keuntungannya bukan persen lagi, tapi berapa kali, begitu juga dengan penurunan,” paparnya.

Terkait edukasi, Marketing & Partnership Lead Luno Indonesia Debora Valentini menuturkan, pada awal tahun 2021, Luno telah meluncurkan program edukasi bernama Luno Academy, agar setiap orang bisa mempelajari tentang aset kripto dengan mudah melalui website dan aplikasinya. Platform yang berdiri sejak tahun 2013 ini juga menerapkan sistem bebas biaya deposit, sedangkan biaya transaksi hanya sebesar 0,75% untuk transaksi jual beli instan.

Selain itu, untuk mendukung edukasi tentang aset kripto lebih lanjut, Luno juga meluncurkan program terbaru bernama Panjat Cuan. Pada program ini, pengguna bisa mendapatkan bonus hingga Rp 200 ribu untuk pembelian bitcoin pertama melalui aplikasi Luno.

Segera Rilis Bursa Berjangka Kripto
Terkait kehadiran bursa berjangka kripto, Jay berharap bursa tersebut dapat dirilis segera oleh Bappebti pada akhir tahun ini, atau paling lambat awal tahun depan. Pasalnya, kehadiran bursa kripto penting untuk mengakomodasi minat investasi aset kripto investor Indonesia yang sedang naik daun. 

“Bursa berjangka untuk kripto ini bagus sekali, karena bisa menambah likuiditas dan pendalaman pasar. Meski demikian, kalau mundur terus, kami pun bisa memahami karena di luar negeri tidak lebih dari 10 negara yang sudah punya bursa ini. Kami memahami sejak awal, tapi mudah-mudahan bisa akhir tahun ini atau awal tahun depan, karena sudah banyak perkembangannya,” ujar Jay.

Volume transaksi kripto di Luno memasuki semester II-2021 menunjukkan pertumbuhan 22 kali dibandingkan tahun 2020. Secara global, lanjut dia, Luno juga telah memiliki lebih dari 8 juta pelanggan dan menjadi top 6 platform perdagangan kripto terbaik di dunia versi CryptoCompare. Selain itu, Luno menjadi satu-satunya platform perdagangan kripto di Indonesia yang berhasil masuk peringkat top 50 dan mendapatkan skor Grade AA.

Luno ini adalah perusahaan jual beli aset digital yang berasal dari London, Inggris, dan telah mendirikan kantor di Indonesia sejak Januari 2016. Pada 31 Maret 2020, Luno resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan nomor sertifikat pendaftaran 007/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020.

Kini, Luno secara dunia telah memproses total transaksi lebih dari US$ 8 miliar untuk pelanggan yang tersebar di 40 negara lebih, salah satunya di Indonesia. Luno telah dipercaya oleh lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia sebagai aplikasi yang mudah digunakan, dilengkapi dengan dompet (wallet) yang aman, dan berbagai fitur lainnya. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN