Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 55,49% menjadi Rp 70,9 miliar

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 55,49% menjadi Rp 70,9 miliar

Kliring Berjangka Indonesia Berhasil Catat Laba Naik 55%

Kamis, 7 Oktober 2021 | 10:59 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 55,49% menjadi Rp 70,9 miliar pada akhir kuartal-III 2021 dari sebelumnya Rp 45,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi menjelaskan, pada periode yang sama KBI juga membukukan laba operasional sebesar Rp 80,4 Miliar meningkat 34.03 % (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yaitu sebesar Rp 60 Miliar.

“Capaian ini, diraih di tengah ekonomi nasional yang belum sepenuhnya pulih,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/10).

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)

Untuk diketahui, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 berada di kisaran 3,7% - 4,5% (yoy).  Sedangkan untuk Kuartal III 2021, pertumbuhan ekonomi diperkirakan terkoreksi dari prediksi 4% - 5,7% (yoy) menjadi 4% - 5% (yoy).  

Senada dengan pemerintah, Bank Dunia juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 ada di angka 3,7% (yoy), atau lebih rendah 0,7% dari proyeksi sebelumnya yaitu sebesar 4,4% (yoy)

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar korporasi tetap tumbuh, baik dengan transformasi bisnis, peningkatan pelayanan, serta tentunya inovasi dengan mengeluarkan inisiasi bisnis baru. Sektor perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik komoditas serta Sistem Resi Gudang, memiliki potensi besar untuk terus tumbuh.”

Salah satunya yakni inisiasi bisnis baru tersebut, yakni dengan berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Pasar Fisik Timah Dalam Negeri, yang mulai berjalan sejak bulan Maret 2021. Sampai dengan bulan September 2021, transaksi perdagangan Pasar Fisik Timah Dalam Negeri di Bursa Berjangka Jakarta ini mencapai   1.480 lot dengan nilai transaksi sebesar Rp   647,9 miliar.

“Ke depan, KBI akan terus mengembangkan bisnis baru diluar yang sekarang sudah berjalan. Salah satu yang ditargetkan berjalan pada Kuartal-IV 2021 adalah Pasar Fisik Emas Digital, dimana KBI berperan sebagai Lembaga Kliring transaksi Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Jakarta,” ujarnya.

Menurut Fajar, KBI secara infrastruktur dan teknologi sudah telah mempersiapkan diri, pun memperoleh izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) belum lama ini. Selain itu, KBI mengungkapkan kesiapanya sebagai Lembaga Kliring untuk perdagangan asset kripto baik dari segi permodalan maupun infrastrukturnya.

“Sebagai lembaga kliring di perdagangan aset kripto, peran  KBI meliputi penyelesaian keuangan, fungsi delivery versus payment, pengawasan integritas keuangan, fungsi suspend, rekomendasi sistem dan anggota.” kata dia.

Sebelumnya, KBI secara resmi melakukan transformasi menuju digital corporation. Hal ini ditandai dengan meluncurkan mascot korporasi yaitu Robi, sebuah mascot yang memvisualisasikan perubahan KBI menjadi digital corporation.

“Dengan transformasi ini, ke depan KBI akan berubah dari perusahaan kliring yang menggunakan teknologi digital, menjadi perusahaan digital yang memiliki lisensi kliring,” pungkasnya.

Maskot KBI yaitu Robi, merupakan akronim dari Robot KBI, yakni sosok ini menggambarkan korporasi KBI saat ini. Di tengah perubahan di industri 4.0, gelombang digitaliasi, diperlukan proses transformasi korporasi menuju korporasi yang kuat, agile, berteknologi tinggi, dan memiliki akhlak. Robi, adalah mascot KBI, yang menggambarkan KBI sebagai korporasi digital, kuat dalam menghadapi perubahan, dan memiliki DNA AKHLAK, yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN