Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)

KBI Cetak Kenaikan Laba Bersih 55,49%

Jumat, 8 Oktober 2021 | 05:55 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 55,49% menjadi Rp 70,9 miliar hingga akhir kuartal III-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 45,6 miliar.

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi mengatakan, pihaknya juga bebrhasil membukukan laba operasional sebesar Rp 80,4 miliar meningkat 34,03 % (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 60 miliar. “Pencapaian ini diraih di tengah ekonomi nasional yang belum sepenuhnya pulih,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/10).

Dia menegaskan, berbagai upaya telah dilakukan agar korporasi tetap tumbuh, baik dengan transformasi bisnis, peningkatan pelayanan, serta inovasi dengan mengeluarkan inisiasi bisnis baru. “Sektor perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik komoditas, serta sistem resi gudang, memiliki potensi besar untuk terus tumbuh,” terangnya.

Salah satu inisiasi bisnis baru tersebut adalah perseroan berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Pasar Fisik Timah Dalam Negeri yang mulai berjalan sejak bulan Maret 2021. Sampai September 2021, transaksi perdagangan Pasar Fisik Timah Dalam Negeri di Bursa Berjangka Jakarta ini mencapai 1.480 lot dengan nilai transaksi sebesar Rp 647,9 miliar.

“Ke depan, KBI akan terus mengembangkan bisnis baru di luar yang sekarang sudah berjalan. Salah satu yang ditargetkan berjalan pada Kuartal-IV 2021 adalah Pasar Fisik Emas Digital, dimana KBI berperan sebagai Lembaga Kliring transaksi Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Jakarta,” jelasnya.

Menurut Fajar, KBI secara infrastruktur dan teknologi sudah telah mempersiapkan diri, pun memperoleh izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) belum lama ini. Selain itu, KBI mengungkapkan kesiapanya sebagai Lembaga Kliring untuk perdagangan aset kripto baik dari segi permodalan maupun infrastrukturnya.

“Sebagai lembaga kliring di perdagangan aset kripto, peran KBI meliputi penyelesaian keuangan, fungsi delivery versus payment, pengawasan integritas keuangan, fungsi suspend, rekomendasi sistem, dan anggota,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN