Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda

Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda

Setelah Pasar Kripto Terperosok, Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:35 WIB
Majalah Investor

JAKARTA, investor.id - Kondisi pasar aset kripto  tengah mengalami tekanan hebat. Akibatnya, nilai aset investor pada sejumlah produk terperosok tajam. Pasca penurunan, aset-aset tersebut  masih bertahan di zona merah dalam sepekan terakhir.  

Saat ini pasar aset kripto juga diguncang  penurunan stablecoin algoritmik dari TerraUSD (UST). Nilai aset ini  rontok dan gagal menjaga persamaan nilai tukarnya terhadap dolar AS.  Sedangkan produk kripto yang sempat begitu menjanjikan, LUNA yang berasal dari jaringan Terra,  ikut luruh lebih dari 90% dibanding posisi harga tertinggi.

Guncangan pasar kripto  juga dirasakan dalam negeri terkait aturan pajak   resmi berlaku sejak 1 Mei 2022. Isu terakhir memantik tanda tanya  kalangan  investor lokal soal potensi industri kripto di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda, mengajak  pelaku pasar  menyikapi kondisi saat ini dengan tenang  dibarengi sikap kehati-hatian.

"Ruang kripto masih merupakan pasar baru, di mana pertumbuhan dan siklus bisa naik dan turun. Kondisi penurunan market saat ini, tidak hanya terjadi di kripto saja. Pasar modal pun mengalami hal yang serupa. Inflasi pun relatif tetap mendekati level tertinggi. Tidak pernah ada tempat berlindung yang aman, ketika badai sedang dalam kekuatan penuh,"  ujar Teguh Kurniawan Harmanda. 

Yakin Pulih

Menurut Manda, menambahkan  aksi jual yang  investor  tidak dapat dihindarikan.  Meski demikian, ia mengajak investor tidak harus ikut  panik. Terbukti, saat ini sebagian aset kripto  besar mulai kembali stabil. "Jika pasar modal kembali pulih, diharapkan hal serupa terjadi di kripto," tangasnya. 

Saat ini, ada sejumlah isu lain yang ikut memicu ketidakpastian  dan mengganggu sentimen investor secara bersamaan. Isu-isu itu seperti ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, inflasi yang memburuk, masalah rantai pasok, fluktuasi harga minyak, pertumbuhan yang melambat di China dan kekhawatiran tentang dampak wabah COVID-19 di sana juga berkontribusi terhadap kecemasan.

"Banyak aset telah naik cukup tinggi dalam beberapa bulan dan tahun terakhir, mungkin sampai-sampai mereka diperdagangkan lebih dari yang seharusnya. Saat situasi sangat tidak pasti seperti sekarang, volatilitas pasar selalu lebih tinggi,” katanya.

Industi kripto telah tumbuh dengan berbagai inovasi yang dapat mengubah kehidupan. Apa yang dimulai sebagai konsep ekonomi, seperti investasi kini telah merambah ke dunia ekosistem blockchain. Sebuah inovasi bisa saja gagal dan berhasil, termasuk stablecoin algoritmik adalah salah satunya.

"Drama yang terjadi saat ini sedang menguji stablecoin algoritmik untuk melihat apakah mereka berhasil atau gagal. Namun, ada banyak sisi baik dari stablecoin dengan konsep yang berbeda. Diharapkan para pengembang project kripto dapat menemukan inovasi mutakhir dalam waktu dekat melalui proyek-proyek baru," ujarnya.

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN