Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas batangan

Ilustrasi emas batangan

Latihan Militer Tiongkok di Selat Taiwan Mendorong Pergerakan Emas

Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:11 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas menguat di zona US$ 1791.74 per troy ons. Pada pagi hari ini harga emas dibuka menguat dibandingkan dengan penutupan kemarin. Harga emas ditopang oleh data US Unemployment Claims AS dan latihan besar-besaran yang dilakukan Tiongkok.

Dirilisnya data US Unemployment Claims oleh Department of Labor di level 260K yang lebih tinggi dari data sebelumnya di level 254K mendorong harga emas. Pergerakan emas akan bertumpu pada data tenaga kerja AS. Jika data memburuk dan pengangguran bertambah menandakan memburuknya ekonomi AS yang dapat mempengaruhi harga emas.  Harga emas makin didongkrak oleh hubungan Tiongkok – AS yang memanas.

Advertisement

Baca juga: Melonjak Rp 15.000, Harga Emas Antam Kembali Dekati Rp 1 Juta Per Gram 

Tiongkok mengadakan latihan militer di enam zona perairan di sekeliling Taiwan usai kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Pesawat militer Tiongkok berkali-kali melewati garis median Selat Taiwan. Selain itu, yield surat utang AS berada di zona 2.68%. Dirilisnya data Unemployment Claims dan ketegangan Tiongkok-AS menjadi daya dorong bagi pergerakan harga emas karena emas semakin dilirik sebagai aset safe-haven di tengah adanya konflik.

Berdasarkan riset, Jumat (5/8/2022) harga emas menguat dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.783,50 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1801.19. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.778,06 hingga ke areal US$ 1771.26, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1806.63.82 hingga ke areal US$ 1812.26.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN