Menu
Sign in
@ Contact
Search
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)

File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)

Waspada, Pasar Kripto Terlihat Ada Potensi Koreksi

Selasa, 24 Jan 2023 | 10:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pergerakan pasar kripto terus menunjukan keperkasaannya sejak dua minggu lalu. Di awal pekan keempat Januari 2023 ini, harga Bitcoin lainnya masih tergolong bullish, bahkan capai level US$ 23 ribu, angka ini menjadikan harga tertinggi BTC sejak Agustus 2022.

Tim riset TokoCrypto menjelaskan, kini pergerakan pasar sedikit mulai terlihat ada koreksi, tapi tidak signifikan. BTC masih berada di atas level psikologisnya dan momentum untuk bull run masih sangat besar. Ada beberapa penyebab harga aset kripto big cap melonjak dan kemungkinan akan bull run. Pasar tampaknya masih melanjutkan sentimen positif dari data inflasi Amerika Serikat (AS) yang turun.

Baca juga: Aset Kripto LINK Jadi Metode Pembayaran pada Platform NFT Global DOSI

“Hal tersebut tentunya menambah keyakinan investor kripto, bahwa The Fed dapat melakukan kenaikan suku bunga berukuran lebih kecil atau bersikap dovish sepanjang tahun 2023, karena tanda-tanda dari laporan CPI bahwa strategi The Fed telah berhasil menjinakan inflasi,” tulis tim riset TokoCrypto dalam risetnya, Selasa (24/1/2023).

Advertisement

Disamping itu, tim riset TokoCrypto menjelaskan, indeks dolar AS (DXY) yang terpantau masih berkinerja buruk  menjadi salah satu katalis kenaikan harga BTC pada hari Senin (23/1) di level 101.64 (-0.36%). Secara historis ketika DXY turun, sentimen untuk aset berisiko seperti Bitcoin meningkat. “Pasar saham AS juga masih dalam situasi baik,” tambah tim riset TokoCrypto.

Baca juga: Mengenal Kripto Blue Chip dalam Aset Kripto

Maka, jika suku bunga AS mereda dan ekonomi tumbuh, Bitcoin dapat terus menguat. Semakin baik iklim makro, semakin baik untuk harga Bitcoin. “Hal tersebut juga dapat membuat keseluruhan aset kripto mengalami penguatan harga lebih lanjut,” papar tim riset TokoCrypto.

tim riset TokoCrypto menilai, situasi ekosistem industri kripto yang terpantau memburuk tidak terlalu menyurutkan semangat investor. Kabar bangkrutnya Genesis dan efek domino yang dapat ditimbulkannya, tidak terlalu membuat investor khawatir. Namun, saat kabar itu muncul, BTC sempat terkoreksi sebentar sekitar 2%, tapi dapat kembali reli.

Baca juga: Bappebti: Bursa Kripto Dibentuk Juni 2023

“Saat ini, sentimen pasar kripto pun masih terlihat stabil dengan kondisi pasar yang cenderung sideways, setelah mengalami kenaikan harga. Bitcoin Fear and Greed Index ditutup pada level 50, dengan kategori Neutral dan lepas dari status Fear,” jelas tim riset TokoCrypto.

Tim riset TokoCrypto menilai, ada kemungkinan Bitcoin akan meneruskan reli hingga menjelang rapat FOMC pada 1 Februari mendatang. Keputusan The Fed sangat dinantikan pasar sehingga diharapkan sesuai dengan proyeksi analis dengan kenaikkan suku bunga 25 bps.

Dari analisis teknikal, tim riset TokoCrypto memaparkan, level support terdekat BTC di harga US$ 21.478. Laju bullish Bitcoin saat ini berpotensi untuk melanjutkan kenaikan harga pada minggu ini. “Dinamis resistance pada 200-week exponential moving average (EMA) dan resistance yang berada pada harga US$ 23.375,” tutup tim riset TokoCrypto.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com