Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi emas. (Sumber: Antara)

Ilustrasi emas. (Sumber: Antara)

Emas Naik Ditopang Ekspektasi Fed Setop Kenaikan Suku Bunga

Selasa, 24 Jan 2023 | 10:00 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

CHICAGO, investor.id – Harga emas terdongkrak pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mencatat kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Kenaikan ini ditopang oleh ekspektasi ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan segera berhenti menaikkan suku bunganya di Amerika Serikat (AS), namun penguatan dolar AS membatasi keuntungan lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, sedikit menguat 0,40 dolar AS atau 0,02% menjadi ditutup pada 1.928,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di 1.936,70 dolar AS dan terendah di 1.912,50 dolar AS.

Emas berjangka terdongkrak 4,30 dolar AS atau 0,22% menjadi 1.928,20 dolar AS pada Jumat (20/1), setelah terangkat 16,90 dolar AS atau 0,89% menjadi 1.923,90 dolar AS pada Kamis (19/1), dan jatuh 2,90 dolar AS atau 0,15% menjadi 1.907,00 dolar AS pada Rabu (18/1).

Baca juga: Kesadaran Masyarakat Berinvestasi Emas Makin Meningkat 

Advertisement

Volume perdagangan di pasar logam mulia juga relatif lebih kecil di awal pekan ini, di tengah libur pasar di beberapa negara Asia terutama Tiongkok untuk Tahun Baru Imlek. Pasar Tiongkok akan ditutup untuk sisa minggu ini.

Emas tetap berada di level tertinggi sejak April 2022. Pasar memperkirakan bahwa meskipun bank sentral AS terus menaikkan suku bunganya dengan kecepatan yang melambat, pihaknya akan segera menghentikan kenaikan suku bunga karena tekanan inflasi terus berkurang.

Fokus minggu ini tepat pada data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV-2022 di AS, yang akan dirilis Kamis (26/1). Pertumbuhan diperkirakan melambat pada kuartal IV-2022 dari kuartal sebelumnya, karena dampak kebijakan moneter yang lebih ketat mulai dirasakan oleh perekonomian.

Sementara itu, Indeks Utama Ekonomi AS dari The Conference Board yang dirilis pada Senin (23/1) mencatat penurunan 1,0% menjadi 110,5 pada Desember, menyusul penurunan 1,1% pada November 2022, memberikan dukungan terhadap emas.

Baca juga: Emas Menguat di Tengah Ekspektasi Perlambatan Kenaikan Suku Bunga Fed

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 38,1 sen atau 1,59% menjadi menetap di 23,554 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat 8,50 dolar AS atau 0,81% menjadi ditutup pada 1.056,30 dolar per ounce.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com