Menu
Sign in
@ Contact
Search
Panenan sawit. Foto ilustrasi: IST

Panenan sawit. Foto ilustrasi: IST

Siap-siap, Harga CPO Bakal Bullish pada Pekan Ini

Rabu, 25 Jan 2023 | 05:40 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Research & Development ICDX Girta Yoga memprediksi, harga CPO pada pekan ini berpotensi bergerak pada tren bullish. Sentimen yang mempengaruhi adalah kembali aktifnya pasar setelah libur perayaan Imlek.

Selain itu, Yoga menyebut, ada beberapa indikator yang dipantau oleh pasar seperti rilisnya data ekspor Malaysia, perkembangan rencana pelarangan ekspor CPO Malaysia ke Uni Eropa, perkembangan situasi di Indonesia terutama terkait program B35 serta kebijakan ekspor.

Baca juga: Libur Panjang, Harga CPO Bakal Diperdagangkan Lebih Rendah Pekan Ini

“Ditambah lagi, situasi di negara importir utama, India, Tiongkok dan Uni Eropa. Serta, situasi di pasar minyak nabati,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, belum lama ini.

Advertisement

Yoga memperkirakan harga CPO pekan ini akan bergerak pada resistance di kisaran 4.300 – 4.500 Ringgit Malaysia per ton. Apabila menemui katalis negatif, maka harga berpotensi turun menuju level support di kisaran harga 3.600 – 34.00 per ton.

Baca juga: Harga CPO Flat

Untuk harga minyak kedelai pada pekan ini, Yoga menyebut berpotensi bergerak pada tren bullish.  Indikator yang dipantau antara lain situasi cuaca kering yang masih melanda Argentina, produsen kedelai terbesar ketiga dunia, peningkatan permintaan di Tiongkok pasca liburan Imlek.

“Situasi di jalur Laut Hitam menjelang berlangsungnya embargo EU terhadap produk turunan minyak Rusia, dan situasi di pasar CPO. Untuk level resistance diperkirakan akan berada di kisaran harga US$ 65 - 66 per pounds, dan apabila menemui katalis negatif, maka harga berpotensi turun menuju level support di kisaran harga US$ 63 - 62 per pounds,” tambah Yoga.

Baca juga: Lahan Perkebunan Sawit dengan Hak Guna Usaha (HGU) Tidak Masuk ke Dalam Kawasan Hutan

Pada pekan lalu, harga CPO naik hingga 1%. Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives basis mingguan periode 13 - 20 Januari 2023. Kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Februari 2023 naik 52 Ringgit Malaysia (1,34%) menjadi 3.885 Ringgit Malaysia per ton.

Sedangkan kontrak pengiriman CPO untuk Maret 2023 meningkat 46 Ringgit Malaysia (1,18%) menjadi 3.887 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman April 2023 terkerek 47 Ringgit Malaysia (1,21%) menjadi 3.892 Ringgit Malaysia per ton. Pada Mei 2023 menguat 40 Ringgit Malaysia (1,03%) menjadi 3.890 per ton.

Sementara itu, Kontrak berjangka CPO pengiriman Juni 2023 bertambah 38 Ringgit Malaysia (0,98%) menjadi 3.890 Ringgit Malaysia per ton. Serta, Juli 2023 naik 25 Ringgit Malaysia (0,65%) menjadi 3.838 Ringgit Malaysia per ton. 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com