Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilutrasi harga minyak mentah 
Sumber: Antara

ilutrasi harga minyak mentah Sumber: Antara

Harga Minyak Bakal Menguat, Ini Faktor Pendorongnya

Rabu, 25 Jan 2023 | 09:45 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Harga minyak bakal menguat pada Rabu (25/1/2023). Harga minyak diperkrakan akan diperdagangkan di rentang US$ 80 - 83,50 perbarel. Ini faktor pendorongnya.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, harga minyak mentah naik lebih tinggi di perdagangan Asia pada hari Selasa di tengah harapan pemulihan permintaan bahan bakar dari importir utama Tiongkok, meskipun kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS membatasi kenaikan.

“Harga minyak mentah di pasar fisik telah memulai tahun ini dengan reli, karena Tiongkok, yang tidak lagi tertahan oleh kontrol pandemi, telah menunjukkan tanda-tanda pembelian lebih banyak dan karena para pedagang khawatir sanksi terhadap Rusia dapat memperketat pasokan,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Rabu (25/1/2023).

Ibrahim menambahkan, dolar AS melayang di dekat level terendah sembilan bulan terhadap Euro dan mengembalikan keuntungan baru-baru ini terhadap yen, karena para pedagang terus mengukur risiko resesi AS dan jalur kebijakan Federal Reserve. Greenback yang lebih lemah membuat komoditas berdenominasi dolar, termasuk minyak, lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Advertisement

Baca juga: Dilanda Aksi Profit Taking, Harga Minyak Tergelincir 2%

Selain itu, lanjut dia, fakta menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok mengakhiri tahun 2022 dengan kemerosotan besar. Aktivitas pabrik di negara itu mengalami kontraksi pada bulan Desember dengan laju tercepat dalam hampir tiga tahun. Indeks manajer pembelian manufaktur resmi (PMI) merosot ke 47 bulan lalu dari 48 pada November 2022, menurut Biro Statistik Nasional.

“Itu adalah penurunan terbesar sejak Februari 2020 dan juga menandai kontraksi bulan ketiga berturut-turut untuk indeks,” tambah Ibrahim.

Analis dan komisaris  PT Orbi Trade Berjangka Vandy Cahyadi menamahkan, PMI non-manufaktur Tiongkok, yang mengukur aktivitas di sektor jasa, turun menjadi 41,6 bulan lalu dari 46,7 di bulan November. Itu juga menandai level terendah dalam hampir tiga tahun. Dan meskipun pemerintah telah meningkatkan dukungannya untuk pasar properti, pengaruhnya masih lambat – penjualan rumah turun lagi di bulan Desember.

Baca juga: Minyak Naik Terdorong Permintaan Tiongkok dan Sanksi Terhadap Rusia

Menurut Vandy, taruhan minyak di Tiongkok sangat besar dan orang-orang akan mengamati data industri negara itu seperti elang dari bulan depan untuk menarik kesimpulan tentang permintaan minyak mentah dan bahan bakar. Bulls minyak akan berdoa agar angka impor langsung untuk minyak mentah serta PMI negara lebih tinggi dari perkiraan untuk menjaga premis permintaan yang tak terkendali ini tetap hidup.

“Tanpa itu, minyak bisa kembali ke posisi terendah Desember,” kata Vandy.  

Permintaan produk telah mengangkat pasar minyak dan penyulingan margin. Crack spread 3-2-1, proksi untuk penyulingan margin, naik menjadi US$ 42,18 per barel pada hari Senin, tertinggi sejak Oktober.

Baca juga: Khawatir Propespek Pemulihan Ekonomi Tiongkok, Harga Minyak Berpotensi Melemah

Investor telah menumpuk kembali ke minyak berjangka dan opsi pada tingkat tercepat selama lebih dari dua tahun karena kekhawatiran tentang penurunan siklus bisnis global telah mereda, meskipun data PMI flash yang dirilis pada hari Selasa diperkirakan akan menunjukkan kontraksi.

Pekan ini para trader mengamati lebih banyak data bisnis yang dapat mengindikasikan kesehatan ekonomi global selama musim pelaporan pendapatan. Di sisi inventaris, stok minyak mentah dan bensin AS diperkirakan meningkat minggu lalu, sementara stok sulingan terlihat lebih rendah, jajak pendapat Reuters awal menunjukkan pada hari Senin.

Jajak pendapat dilakukan sebelum laporan dari American Petroleum Institute, sebuah kelompok industri, dijadwalkan pada pukul 16:30. ET (2130 GMT) pada hari Selasa, dan Administrasi Informasi Energi, bagian statistik dari Departemen Energi AS, dijadwalkan pada pukul 10:30 (15.30 GMT) pada hari Rabu.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com