Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Foto ilustrasi: ISTIMEWA

Emas batangan. Foto ilustrasi: ISTIMEWA

Emas Anjlok 2% Tembus ke Bawah Level US$ 1.800

Sabtu, 28 November 2020 | 07:33 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas anjloik 2%, menembus ke bawah level psikologis $ 1.800 pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Emas tertekan oleh meningkatnya optimisme tentang pemulihan ekonomi yang dipicu oleh vaksin yang cepat dan transisi mulus Gedung Putih yang didukung pasar saham ke rekor baru.

Spot emas turun 1,4% menjadi $ 1,785,11 per ounce, sebelumnya jatuh ke level terendah sejak 6 Juli di $ 1,773.10 per ounce. Logam mulia telah merosot sekitar 4,7% dalam seminggu ini, terbesar sejak pekan 13 Maret.

Harga emas berjangka AS tergelincir 1,2% menjadi $ 1.784 per ounce.

“Begitu harga menyentuh di bawah level kunci $ 1.800, itu memicu aksi jual. Kemungkinan harga akan menguji level $ 1.750 karena sentimen vaksin yang kuat,” kata analis OANDA Craig Erlam.

Di sisi lain, ekuitas AS berpacu ke rekor optimisme vaksin dan karena investor bertaruh pada perdagangan global yang lebih tenang di bawah pemerintahan Presiden AS terpilih Joe Biden.

“Diyakini bahwa Biden akan mengambil pendekatan yang lebih tenang terhadap perdagangan dengan negara lain seperti Tiongkok dan itu tercermin di pasar saham,” kata analis Natixis Bernard Dahdah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa jika Electoral College memilih Biden, dia akan meninggalkan Gedung Putih, membuka jalan bagi Biden untuk secara resmi menjabat sebagai presiden.

“Namun, dengan suku bunga yang sangat rendah dan prospek stimulus ekonomi yang lebih besar, emas terlihat kuat dalam jangka panjang,” kata Dahdah.

Dampak ekonomi dari pandemi Covid19 telah membuat bank sentral global menekan tingkat suku bunga. Bersamaan dengan itu, sejumlah besar stimulus ke dalam perekonomian telah menimbulkan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi, membantu emas memperoleh lebih dari 17% sepanjang tahun ini.

Harga logam mulian lainnya, perak turun 3,4% menjadi $ 22,65 per ounce dan membukukan penurunan mingguan 6,3%. Platinum naik 0,3% menjadi $ 964,86 dan paladium naik 1,7% menjadi $ 2.424,56.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN