Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Emas Anjlok 4%

Sabtu, 9 Januari 2021 | 07:45 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas anjlok lebih dari 4% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) setelah sedikit menguat sehari sebelumnya. Imbal hasil atau yields obligasi AS yang tinggi menarik investor menjauh dari emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, terjun US$ 78,2 atau 4,09% menjadi US$ 1.835,40 per ounce. Ini adalah penyelesaian emas berjangka terendah sejak 14 Desember, serta persentase kerugian satu hari terburuk untuk kontrak paling aktif sejak 9 November.

Laporan pekerjaan negatif gagal menjadi katalis penguatan emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (8/1/2021) bahwa Amerika Serikat kehilangan 140.000 pekerjaan pada Desember, setelah memperoleh 336.000 pekerjaan pada November.

"Emas mengalami pergeseran fundamental yang besar bagi banyak investor dan mereka mulai meninggalkan perdagangan safe haven," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Sebaliknya, pasar obligasi mendapat aliran modal yang kuat dan itu menghilangkan beberapa daya tarik dari emas.

Kontrol Demokrat terhadap Senat AS telah menaikkan taruhan untuk stimulus besar, mengangkat imbal hasil obligasi 10 tahun ke level tertinggi sejak Maret.

Sejak Presiden AS Donald Trump telah menyetujui transisi kekuasaan yang teratur, ada beberapa "aksi ambil untung sementara," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

"Setelah emas menembus di bawah 1.900 dolar, beberapa pedagang terus mengeksekusi perintah jual."

Beberapa analis juga mengatakan beberapa investor mengalihkan dananya ke Bitcoin, yang telah memperpanjang reli yang meroket.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun US$ 2,624 atau 9,63% menjadi US$ 24,637 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April jatuh US$ 53,3 atau 4,74% menjadi US$ 1.071,3 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN