Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas menunjukkan emas batangan di galeri 24 penjualan Logam Mulia di Jakarta. Foto:  SP/Ruht Semiono

Petugas menunjukkan emas batangan di galeri 24 penjualan Logam Mulia di Jakarta. Foto: SP/Ruht Semiono

Emas Anjlok Lebih 2%

Kamis, 7 Januari 2021 | 06:56 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas jatuh lebih dari 2% pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah aksi ambil untung dari kenaikan lima hari beruntun. Investor bertaruh pada kemenangan Demokrat dalam pemilihan putaran kedua Senat AS di negara bagian Georgia.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, anjlok US$ 45,8 atau 2,34% menjadi US$ 1.908,60 per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (5/1/2021), emas berjangka naik US$ 7,8 atau 0,4 % menjadi 1.954,40 dolar AS. Emas melonjak US$ 51,5 atau 2,72% pada Senin (4/1/2021).

"Imbal hasil (obligasi) yang lebih tinggi telah mengangkat dolar dan memicu aksi jual emas yang lebih cepat," kata Kepala Perdagangan Derivatif Logam Dasar dan Mulia  BMO, Tai Wong. “Level 1.900 adalah poros penting yang perlu dipertahankan untuk narasi bullish jangka pendek," tambahnya.

Imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik di atas satu persen untuk pertama kalinya sejak Maret. Sementara itu, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, berbalik menguat setelah turun ke posisi terendah 2,5 tahun.

Menurut Wong, ini adalah kesempatan membeli. "Kongres Demokrat dengan Biden di Gedung Putih adalah sinyal untuk berbelanja emas,” katanya. Demokrat memimpin dalam pemilihan putaran kedua yang akan menentukan kendali Senat AS, memberi prospek stimulus tambahan yang akan mendukung pergerakan emas.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan kemunduran itu adalah langkah jangka pendek karena potensi "Gelombang Biru" di Senat AS akan menjadi negatif bagi dolar serta "mendukung emas dan perak dari perspektif jangka panjang".

Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret anjlok 59,8 sen atau 2,16% menjadi US$ 27,042 per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot US$ 9,4 atau 0,84% menjadi US$ 1.110,2 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN