Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Kembali Menguat

Jumat, 8 Januari 2021 | 07:31 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas berjangka kembali menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), rebound dari penurunan tajam sehari sebelumnya. Katalis penguatan emas adalah prospek stimulus fiskal lebih lanjut di bawah pemerintahan Demokrat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, menguat US$ 5,00 atau 0,26% menjadi US$ 1.913,60 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (6/1/2021), emas berjangka anjlok US$ 45,8 atau 2,34% menjadi US$ 1.908,60 per ounce.

Harga emas tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS 10-tahun untuk pertama kalinya sejak Maret. Selain itu, dolar AS juga lebih kuat yang membebani emas.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, rebound dari level terendah multi-tahun, membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Kemenangan Demokrat dalam pemilihan putaran kedua Senat AS memicu ekspektasi inflasi saat investor menaikkan taruhan untuk lebih banyak stimulus fiskal, sementara Kongres AS mensahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

"Kemenangan ganda Demokrat di Georgia meningkatkan ekspektasi dukungan stimulus yang lebih besar dan belanja infrastruktur yang lebih tinggi," kata analis Standard Chartered, Suki Cooper, menambahkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi akan mendukung momentum kenaikan emas.

Angka-angka ekonomi positif yang dirilis pada Kamis (7/1/2021) juga, menahan kenaikan emas lebih lanjut. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pengajuan pertama kali klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir 2 Januari berjumlah 787.000, di bawah ekspektasi pasar dan lebih rendah dari total minggu sebelumnya.

Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks pembelian manajer (PMI) jasa-jasa meningkat menjadi 57,2% pada Desember, lebih tinggi dari angka November sebesar 55,9%, atau mengalami kenaikan untuk bulan ke-7 berturut-turut.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 21,9 sen atau 0,81% menjadi ditutup pada US$ 27,261 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik US$ 14,4 atau 1,3% menjadi US$ 1.124,6 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN