Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Kembali Tembus US$ 1900/Ounce

Kamis, 3 Juni 2021 | 07:23 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), kembali menembus US$ 1900 per ounce, level tertinggi sejak awal Januari, karena pelemahan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, menguat US$ 4,9 atau 0,26 % menjadi US$ 1.909,90 per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (1/6/2021), emas berjangka turun tipis 30 sen atau 0,02% menjadi US$ 1.905 per ounce.

"Beberapa berita ekonomi yang keluar minggu ini ... yang akan meningkatkan kekhawatiran mengenai inflasi dan akan berdampak positif pada momentum di pasar emas," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun turun di bawah 1,6%, mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tidak membayar bunga, sementara pasar saham melayang di dekat rekor tertinggi.

Investor sekarang menunggu data penggajian AS yang akan dirilis pada Jumat (4/6/2021) untuk mengukur isyarat kebijakan moneter di waktu mendatang.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya juga turun dari tertinggi sesi, membuat emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

“Dolar yang lebih lemah dan inflasi yang tinggi (baik yang diharapkan maupun yang nyata) akan memberikan dukungan untuk emas. Kami terus memperkirakan emas di 2.000 dolar AS pada paruh kedua tahun ini,” kata analis ED&F Man Capital Markets. Edward Meir.

Logam mulia lainnya, pPerak untuk pengiriman Juli naik 10,2 sen atau 0,36%, menjadi US$ 28,204 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 7,0 atau 0,58% menjadi US$ 1.192,70 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN