Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Sumber: BSTV

Emas batangan. Sumber: BSTV

Emas Makin Berkilau, Bergerak di Atas Level Psikologis US$ 1.800/Ounce

Jumat, 16 Juli 2021 | 07:22 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Emas makin berkilau, naik lagi sekitar US$ 4 per ounce dan dalam dua hari ini terus bergerak di atas level psikologis US$ 1.800 per ounce. Pernyataan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell bahwa Bank Sentral AS tetap dovish menjadi katalis kenaikan emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$ 4 per ounce atau 0,22% menjadi ditutup pada US$ 1.829 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (14/7/2021), emas berjangka melonjak US$ 15,1 atau 0,83% menjadi US$ 1.825 per ounce

Powell melanjutkan kesaksiannya di depan Kongres AS untuk hari kedua, mengatakan inflasi adalah fenomena berumur pendek dan penghapusan beberapa stimulus The Fed agak jauh karena pasar tenaga kerja masih berjuang untuk pulih dari pandemi.

Analis pasar berpendapat bahwa pernyataan Powell meredakan ketakutan investor terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga mendorong emas.

Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, mengatakan bahwa pergerakan emas di atas US$ 1.800 dolar AS minggu ini bersama dengan kekhawatiran atas aksi jual di pasar ekuitas telah mendorong beberapa pembelian safe-haven emas.

“Secara global, ada beberapa titik yang cukup panas dengan varian Delta itu, dan China yang sedikit melambat telah memicu kekhawatiran tentang pasar ekuitas global, jadi Anda mendapatkan beberapa pelarian ke emas dan perak.”

Ekonomi China tumbuh lebih lambat dari yang diperkirakan pada kuartal kedua, sementara klaim pengangguran mingguan AS turun ke level terendah 16 bulan pekan lalu.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung naik di lingkungan suku bunga rendah, sementara beberapa investor juga memandang emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,3%, membatasi kenaikan emas pada Kamis (15/7/2021), karena membuat logam mulia lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 12,3 sen atau 0,47%, menjadi ditutup pada US$ 26,394 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$ 9,6 atau 0,85% menjadi US$ 1.137,70 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN