Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Naik Tembus US$ 1800/Ounce

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 08:41 WIB
S.R Listyorini

Investor.id – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik menmebus level psikologis US$ 1.800 per ounce pada Jumat, seiring dengan penurunan nilai tukar dolar AS menyusul pidato Gubernur Bank Sentral AS, Federal Reserve, Jerome Powell.

Kontrak emas untuk pengiriman Desember naik US$ 24,3 atau 1,35% menjadi ditutup pada US$ .819,5 per ounce. Emas naik sekitar 2% selama pekan ini.

Jerome Powell saat berpidato secara virtual pada simposium di Jakson Hole mengatakan bahwa dirinya mendukung pengurangan pembelian obligasi pada tahun ini, tetapi tetap menilai kenaikan inflasi sebagai "sementara".

Para analis pasar mengatakan pidato Powell menyiratkan kebijakan terukur, tidak mengarah ke "hawkish" atau pengetatan. Powell dinilai tidak memberikan rincian yang konkret terkait kapan bank sentral mulai melakukan pengurangan pembelian aset. Hal itu mendorong harga emas kembali berada di atas US$ 1.800 per ounce ketika dolar AS masih melemah.

Setelah pidato tersebut, investor meyakini bahwa kebijakan Fed belum akan cepat berpengaruh terhadap inflasi, sehingga mereka membeli emas untuk kebutuhan aset amannya.

Emas mendapat tambahan dukungan ketika indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan menunjukkan penurunan menjadi 70,3 pada Agustus, anjlok dibandingkan 81,2 pada Juli.

Sementara itu, harga perak untuk pengiriman September naik 51,2 sen atau 2,17% menjadi US$ 24,062 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$31 atau 3,18% dan ditutup pada US$ 1.006,5 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN