Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Emas Terus Menguat Ditopang Penurunan Dolar AS

Rabu, 10 Februari 2021 | 06:46 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Harapan stimulus AS senilai US$ 1,9 triliun telah menekan dolar AS yang meningkatkan daya tarik emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 3,3 atau 0,18% menjadi US$ 1.837,50 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (8/2/2021), emas berjangka melonjakUS$ 21,2 atau 1,17% menjadi US$ 1.834,20 per ounce.

"Emas diuntungkan dari pelemahan dolar lagi, dan stimulus yang menjadi fokus utama," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA. Menurut dia, emas akan menarik sejumlah besar dari aliran-aliran dana karena ketidakpastian pemulihan ekonomi global.

Anggota parlemen AS terus mendorong paket bantuan Covid-19 senilai US$ 1,9 triliun dari Presiden AS Joe Biden melalui Kongres tanpa dukungan Partai Republik. Dengan undang-undang tersebut kemungkinan akan disahkan sebelum 15 Maret.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang kemungkinan besar diakibatkan oleh langkah-langkah stimulus yang meluas.

Investor menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell di hadapan acara virtual Klub Ekonomi di New York pada pukul 1900 GMT pada Rabu waktu setempat.

Beberapa analis pasar juga percaya bahwa pembelian bitcoin oleh Tesla Motors menguntungkan emas, karena melemahkan dolar, meskipun tidak banyak bukti yang mendukung gagasan tersebut.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 17,4 sen atau 0,63% menjadi ditutup US$ 27,402 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik US$ 19,2 atau 1,63% menjadi US$ 1.194,4 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN