Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tambang Emas. Foto Ilustrasi: IST

Tambang Emas. Foto Ilustrasi: IST

Emas Terus Naik di Tengah Melemahnya Dolar AS dan Ketegangan Teluk

Jumat, 19 Juli 2019 | 07:51 WIB

CHICAGO, investor.id-  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), terangkat oleh pelemahan dolar AS dan meingkatnya ketegangan AS dan Iran.  

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik US$ 4,80 atau 0,34%, menjadi ditutup pada US$ 1.428,10 per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,08% menjadi 97,15 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas berjangka.

Jika dolar AS melemah maka emas berjangka biasanya akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Para analis mengatakan, ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran juga meningkatkan selera terhadap asset-aset safe haven seperti emas.

Presiden Donald Trump mengatakan pada Kamis sore bahwa kapal perang AS menghancurkan pesawat tanpa awak Iran di Selat Hprmuz. Perkembangan itu menyusul pengumuman dan Korps Pegawai Revolusi Islam (IRGC) Iran bahwa mereka telah menangkap sebuah kapal asing penyelundup bahan bakar di Teluk.

Harga emas naik lebih lanjut selama perdagangan elektronik berikutnya, naik lebih dari 1% sebagai respon meningkatnya ketegangan di Teluk. 

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 22,7 sen atau 1,42% menjadi ditutup pada US$ 16,198 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$ 2,80 atau 0,33% menjadi  US$ 849,90 per ounce. (ant/gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN