Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Emas Terus Naik Didorong Pelemahan Yield Obligasi AS

Sabtu, 17 April 2021 | 08:05 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas terus naik, mencapai titik tertinggi tujuh minggu pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dan membukukan pekan terbaiknya sejak pertengahan Desember. Katalis pendorong emas adalah pelemahan dolar AS dan penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi (yield) pemerintah AS di sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$ 13,4 atau 0,76% menjadi US$ 1.780,20 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (15/4/2021), emas berjangka melambung US$ 30,5 atau 1,76% menjadi US$ 1.766,80 per ounce.

"Argumen makro untuk emas juga telah membaik. Kami siap untuk bergerak menuju level US$1.800," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Imbal hasil obligasi AS, diukur dengan obligasi pemerintah 10-tahun, yang dijadikan acuan, mendekati level terendah satu bulan di 1,58 persen pada Jumat (16/4/2021), jauh lebih rendah dari tertinggi 14-bulan di 1,77 persen pada 30 Maret.

Penurunan imbal hasil obligasi 10-tahun di bawah angka penting 1,60 persen "telah memungkinkan emas menembus level psikologi baru 1.800 dolar AS," analis pasar FXTM Han Tan mengatakan dalam sebuah catatan.

Emas juga mendapat dukungan tambahan karena indeks dolar AS melemah menuju penurunan minggu kedua, harga bitcoin merosot dan situasi COVID-19 di Eropa memburuk.

Kemajuan emas terjadi meskipun data penjualan ritel AS kuat dan penurunan signifikan dalam klaim pengangguran mingguan.

Sanksi besar yang dijatuhkan pada Rusia oleh Amerika Serikat pada Kamis (15/4/2021) juga membawa emas kembali - setidaknya di mata beberapa orang - sebagai perlindungan terhadap risiko politik.

Di sisi fisik, konsumen emas terbesar duniaTiongkok telah memberikan izin kepada bank-bank domestik dan internasional untuk mengimpor emas dalam jumlah besar ke negara itu, kata lima sumber yang mengetahui masalah tersebut, sebuah potensi kenaikan harga emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 14,1 sen atau 0,54%, menjadi US$ 26,105 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 8,5 atau 0,71% menjadi US$ 1.208,7 per ounce

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN