Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu tambang emas. Foto ilustrasi: IST

Salah satu tambang emas. Foto ilustrasi: IST

Fasilitas Produksi Bumi Resources Minerals Segera Rampung

Nabil Al Faruq, Senin, 7 Oktober 2019 | 14:11 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengumumkan, pekerjaan konstruksi terkait fasilitas produksi di lokasi tambang Poboya, Palu hampir selesai.

Melalui anak usahanya yang dimiliki sebesar 96,97% PT Citra Palu Minerals, perseroan mengoperasikan lebih dari 85.180 hektar konsesi tambang emas di Sulawesi Tengah dan Selatan. Proyek tambang emas tersebut memiliki jumlah cadangan sekitar 3,9 juta ton bijih dan jumlah sumber daya sekitar 7,9 ton bijih.

Direktur Utama Perseroan Suseno Kramadibrata dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, fasilitas produksi tersebut diharapkan dapat segera bekerja. "Semoga uji coba produksi lokasi tambang Poboya dapat dimulai di kuartal IV-2019 ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (7/10).

Suseno menambahkan, produksi ditahun pertama diperkirakan sebesar 100 ribu ton bijih, level produksi tersebut diharapkan dapat meningkat menjadi 180 ribu ton bijih ditahun kedua.

Dari sisi laporan keuangan, perseroan membukukan laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 932 ribu pada semester I-2019, laba tersebut berbslik dari posisi rugi pada periode sama 2018 yakni US$ 10 juta.

Sementara itu, pendapatan perseroan meningkat menjadi US$ 2,9 juta pada semester I-2019, dibandingkan semester I-2018 yang memperoleh US$ 825 ribu. Adapun beban usaha perseroan menurun menjadi US$ 2,4 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang memperoleh US$ 3,3 juta.

Secara total aset, perseroan mencatatkan peningkatan sebesar US$ 692 juta dibandingkan periode 31 Desember 2018 US$ 690 juta.

Sebagai informasi, anak usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ini mengincar tambahan pendapatan sekitar US$ 300 juta dengan margin US$ 100 juta per tahun. Pendapatan tersebut berasal dari mulai produksi komersial tambang PT Dairi Prima Mineral (DPM) tahun 2021.

DPM memiliki tambang seng dan timah di kawasan Anjing Hitam, Lae Jahe, dan Base Camp di Sumatera Utara dengan luas konsesi 27.420 hektare. Bumi Minerals menguasai 49% saham DPM. Sedangkan sisa 51% dikuasai oleh China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co, Ltd. (NFC).

Manajemen Bumi Resources mengatakan, aset tersebut diperkirakan mampu memberikan tambahan besar bagi kinerja keuangan perseroan. Sebagaimana diketahui perseroan menguasai 36% saham Bumi Minerals.

Selain itu, Bumi Minerals juga memiliki aset tambang emas melalui anak usahanya PT Citra Palu Minerals (CPM). Saat ini, proyek tambang emas CPM di Poboya, Sulawesi Tengah dalam tahap lebih lanjut. Perseroan menargetkan memulai uji produksi (trial production) tambang tersebut pada kuartal IV-2019 dan produksi komersial tahun 2021.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA