Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Harapan Stimulus Bikin Emas Reversal

Sabtu, 21 November 2020 | 08:56 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Emas mengalami reversal (pembalikan arah) pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Koreksi emas selama tiga hari beruntun terhenti setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi tentang langkah-langkah stimulus akan dilanjutkan kembali.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange naik US$10,9 atau 0,59% dan ditutup pada US$1.872,40 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka tergelincir U$ 12,4 atau 0,66% di level US$ 1.861,50 per ounce.

Mnuchin mengatakan, dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada Jumat (20/11) waktu setempat dengan para pemimpin Kongres Republik tentang negosiasi dengan Kongres untuk dukungan ekonomi yang lebih banyak.

"Gagasan pembicaraan stimulus lebih lanjut telah mendukung emas saat kami menyadari langkah-langkah likuiditas bank sentral dan stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong pasar emas," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Emas menemukan dukungan tambahan ketika kasus Covid-19 baru terus melonjak di Amerika Serikat dan di seluruh dunia yang menimbulkan ketidakpastian.

Emas telah turun sekitar 5% sejak laporan positif tentang vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna.

Emas terutama diuntungkan tahun ini di tengah kerusakan ekonomi akibat pandemi dan stimulus global yang dihasilkan.

Investor menarik sekitar empat miliar dolar AS dari emas, arus keluar terbesar yang pernah ada, di tengah serbuan terhadap aset-aset berisiko pekan lalu, kata Bank of America pada Jumat (20/11).

"Sementara latar belakang makro tetap mendukung, risiko penurunan utama berasal dari permintaan fisik dan kepemilikan ETP (produk yang diperdagangkan di bursa)," kata analis Standard Chartered Suki Cooper dalam sebuah catatan.

"Pembeli tampaknya masih melihat penurunan harga di bawah 1.860 dolar AS sebagai level entri yang menarik, dan harga telah bertahan dengan baik mengingat besarnya arus keluar ETP."

Logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik US$ 31,5 sen atau 1,31% menjadi ditutup pada US$ 24,363 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik US$ 5,7 atau 0,6% menjadi ditutup pada US$ 957,2 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN