Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas menunjukkan emas batangan di galeri 24 penjualan Logam Mulia di Jakarta. Foto:  SP/Ruht Semiono

Petugas menunjukkan emas batangan di galeri 24 penjualan Logam Mulia di Jakarta. Foto: SP/Ruht Semiono

Harga Emas Melonjak 2,2%

Listyorini, Jumat, 8 Mei 2020 | 08:45 WIB

CHICAGO, Investor.id - Emas melonjak lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menjelang dirilisnya data pengangguran AS.

Kontrak emas berjangka paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak US$ 37,3 atau 2,21% menjadi ditutup pada 1.725,80 dolar AS per ounce.

"Anda memiliki tingkat pengangguran tinggi (angka). Ini mendorong kenaikan aset-aset yang dianggap aman,” kata Michael Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS.

Data menunjukkan, jutaan orang Amerika mencari tunjangan pengangguran pekan lalu, menunjukkan PHK meluas dari industri. Investor mewaspadai data klaim pengangguran selama lima minggu pada April yang diperkirakan mencapai 30 juta, dan belanja konsumen yang anjlok, sebagai gambaran kerusakan ekonomi AS akibat virus corona.

Hari ini, Departemen Tenaga Kerja AS akan merilis data ketenagakerjaan secara keseluruhan selama April 2020.

Bank of England mengatakan, Inggris bisa menuju kemerosotan ekonomi terbesar dalam lebih dari 300 tahun karena pandemi virus corona (Covid-19) yang menyebabkan banyak orang harus tetap berada di rumah dan kegiatan bisnis ditutup.

"Juga dengan jumlah kasus Covid-19 meningkat pada beberapa hari terakhir, orang sudah mulai mempertanyakan pembukaan kembali pembukaan ekonomi AS. Pasar mengkhawatirkan gelombang kedua infeksi akan meningkatkan,” tambahnya.

Wabah ini telah menginfeksi lebih dari 3,71 juta orang secara global, menghancurkan pertumbuhan global, dan mendorong investor untuk mencari safe havens seperti emas.

Sementara itu, loga mulia lainnya seperti platinum naik 2,2% menjadi US$ 764,92. Perak naik 2,9% menjadi $ 15,35 per ounce.

Sumber : REUTERS

BAGIKAN