Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga Emas Anjlok

Harga Emas Anjlok

Harga Emas Melonjak Tertinggi, Investor Beralih ke Safe Haven

Rabu, 4 September 2019 | 08:10 WIB

CHICAGO, investor.id- Emas berjangka di divisi Comex di New York Mercantile Exchange, melonjak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari 6 tahun terakhir pada pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB),karena investor beralih membeli aset-aset safe haven di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok serta dolar AS lebih aman.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember menurut Xinhua seperti dilansir Antara, melambung US$ 26,5 atau 1,73% menjadi ditutup pada US$ 1.555,9 per ounce.

Putaran kenaikan tariff terbaru antara AS dan Tiongkok mulai berlaku pada 1 September.

Tiongkok pada Senin (2/9/2019) mengumumkan bahwa Negara itu telah mengajukan kasus di WTO terhadap AS setelah penerapan tariff tambahan 15% yang dikenakan pada impor barang-barang Tiongkok senilai US$ 300 miliar pada 1 September.

Tarif yang diberlakukan oleh AS sangat melanggar consensus yang dicapai oleh kedua kepala Negara di Osaka Jepang, sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan mengatakan, menambahkan bahwa Tiongkok sangat tidak puas dan dengan tegas menentang tarif.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya turun  0,09% menjadi  98,95 pada pukul 17.30 GMT, beberapa saat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan  dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah  maka emas berjangka yang dihargakan dalam dolar AS akan naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan Desember naik 89,5 sen atau 4,88% menjadi ditutup pada US$ 19.237 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$ 23,9 atau 2,57%, menjadi menetap di 955,6 per ounce, demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA