Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Harga Emas Menguat

Rabu, 21 Juli 2021 | 06:50 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghentikan penurunan dua hari berturut-turut karena investor semakin khawatir dengan melonjaknya jumlah infeksi dari varian Delta Covid-19 di seluruh dunia. Namun, penguatan dolar AS membatasi arus masuk ke logam safe-haven tersebut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$ 2,2 atau 0,12% menjadi US$ 1.811,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (19/7/2021), emas berjangka merosot US$ 5,8 atau 0,32% menjadi US$ 1.809,20 per ounce.

Covid-19 varian delta yang terus menyebar dan beban kasus infeksi meningkat di seluruh dunia, memberikan dukungan terhadap emas. Namun demikian, dolar yang lebih kuat membatasi kenaikan emas lebih lanjut.

"Kami telah melihat volatilitas dalam emas meningkat sedikit dan itu telah melumpuhkan beberapa posisi beli," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, yang juga mengaitkan tekanan pada emas dengan dolar yang lebih kuat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya mencapai level tertinggi 3,5 bulan, sehingga mengurangi daya pikat emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Tetapi, lonjakan kasus virus corona di Amerika Serikat dan negara-negara lain mendorong beberapa pembelian safe-haven emas dengan emas rebound sebanyak 1,7 persen dari terendah satu minggu pada Senin (19/7/2021).

Sementara itu, data pada Selasa (20/7/2021) menunjukkan ekspor emas Swiss ke India naik tipis bulan lalu, sementara pengiriman ke China daratan turun.

"Permintaan fisik memiliki ruang lingkup untuk menyangga penurunan emas karena bank-bank sentral tetap menjadi pembeli bersih," kata Suki Cooper, analis di Standard Chartered.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 14,9 sen atau 0,59%, menjadi US$ 24,995 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$ 6,2 atau 0,58% menjadi US$ 1.065,20 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN