Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga emas terkoreksi pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Harga emas terkoreksi pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Harga Emas Terkoreksi

Listyorini, Kamis, 26 Maret 2020 | 07:48 WIB

CHICAGO, Investor.id – Harga emas berjangka yang aktif diperdagangkan, COMEX New York Mercantile Exchange, terkoreksi pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Para analis menilai, harga emas sudah terlalu tinggi dan mengalami overbought (kelebihan pembelian).

Kontrak emas COMEX untuk pengiriman April jatuh US$ 27,4 atau turun 1,65% dan ditutup pada US$ 1.633,4 per ounce, sehari setelah membukukan kenaikan tertinggi sejak 2009.

Pada Selasa (Rabu waktu Indonesia), emas berjangka melambung US$ 93,2 atau 5,95% menjadi US$ 1,660,8 d per ounce, mencatat kenaikan dengan persentase harian terbesar dalam lebih dari satu dekade. Sehari sebelumnya emas juga melonjak US$ 83 atau 5,59% menjadi US$ 1.567,60 .

Secara teknis, logam mulia berada di bawah tekanan ketika Dow Jones Industrial Average yang mengalami penguatan tajam dalam dua hari ini. Indeks Dow Jones Industrial Average melanjutkan penguatan (rally) dalam dua hari berturut-turut. Pada perdagangan Rabu (Kamis pagi), Dow naik 2,39% ke level 21.200,55. Jika diakumulasi, dalam dua hari ini Dow melonjak 13%.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang utama lainnya melemah 0,92 poin atau 0,9%, ke level 101,12 pada pukul 17.50 GMT. Hal ini menjadi faktor penurunan haga emas lebih lanjut.

“Ini sangat fluktuatif karena kami memiliki pasar emas yang terpukul virus corona. Sekarang, kami telah mendapat pasokan dari tiga pengolahan terbesar yang offline di Swiss dan emas tidak berada di tempat yang tepat di mana ia dibutuhkan. Jadi itu menciptakan banyak ketidakpastian," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen, seperti dikutip Reuters.

Harga emas spot diperdagangkan di bawah emas berjangka AS sebagai tanda pasar khawatir bahwa pembatasan perjalanan udara dan penutupan pabrik pengolahan akan menghambat pengiriman emas ke Amerika Serikat untuk memenuhi persyaratan kontrak.

Operator bursa AS CME Group pada Selasa (24/3) mengumumkan kontrak berjangka emas baru untuk memerangi volatilitas harga yang disebabkan oleh penutupan jalur pasokan emas, tetapi para pedagang dan bankir mengatakan tidak akan segera menenangkan pasar.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik US$ 61,6 sen atau 4,32% menjadi ditutup pada US$ 14,873 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik US$ 43,8 atau 6,24%, menjadi US$ 745,5 per ounce.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN