Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga Minyak Turun

Harga Minyak Turun

Harga Minyak Jatuh Jelang Badai, Jenis Brent Jadi US$60,43

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 08:20 WIB

NEW YORK, investor.id – Harga minyak berjangka jatuh pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan minyak mentah AS turun hampir 3% menjelang badai di dekat Pantai Florida yang dapat mengurangi  permintaan minyak, tetapi harga masih menuju kenaikan mingguan terbesar sejak awal Juli, didorng pelonggaran retorika perdagangan Washington –Beijing.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober  seperti dilansir Antara, turun US$ 0,65 atau 1,1% menjadi ditutup pada US$ 60,43 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober berkurang  US$1,61 atau 2,8% menjadi menetap pada US$ 56,1 per barel di New York Merchantile Exchange.

Badai Dorian memperoleh kekuatan ketika merayap lebih dekat ke pantai Florida pada Jumat (30/8/2019) waktu setempat, meningkatkan risiko bahwa bagian-bagian dari Negara bagian AS akan terkena angina kencang, gelombang badai dan hujan lebat untuk jangka waktu yang lama setelah membuat pendaratan awal minggu depan.

“Permodalan terbaru membuat Badai Dorian menghindari Teluk Meksiko, sementara menyapu seluruh Negara bagian Florida, mengubahnya menjadi peristiwa yang menghancurkan permintaan untuk pasar energy daripada peristiwa gangguan pasokan,”  kata John Kilduff, seorang partner di Again Capital di New York, dikutip dari Reuters.

Produksi minyak mentah AS untuk bulan kedua berturut-turut pada Juni, berkurang sebesar  33.000 barel per hari menjadi 12,08 juta barel per hari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan bulanan yang dirilis Jumat (30/8/2019).

Sementara itu, produksi minyak OPEC naik 80.000 barel per hari pada Agustus, kenaikan bulanan pertama tahun ini, menurut survey Reuters.

OPEC, Rusia dan non-anggota lainnya, aliansi yang dikenal sebagai OPEC+ sepakat pada Desember untuk mengurangi pasokan sebesar 1,2 juta barel per hari pada 2019. Produksi minyak Rusia pada Agustus sedikit lebih tinggi dari level yang disepakati dalam kesepakatan produksi dengan OPEC+, tetapi Moskow masih bertujuan untuk sepenuhnya mematuhi kesepakatan itu, kantor berita RIA dan Interfax mengutip pernyataan Menteri Energi Alexander Novak.

Harga minyak telah jatuh sekitar 20% dari level tertinggi 2019 yang dicapai pada April, sebagian karena kekhawatiran bahwa konflik perdagangan AS-Tiongkok mengganggu ekonomi global yang dapat mengurangi permintaan minyak.

Pada Agustus saja, harga minyak mentah Brent membukukan penurunan bulanan 7,3% dan MTI turun 6%.

Namun minggu ini, WTI naik 1,7% dan Brent naik 1,8%, sebagian karena harapan bahwa ketegangan perdagangan antara dua konsumen minyak terbesar dunia mereda. (gr)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA