Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Foto: AFP PHOTO / Yoshikazu TSUNO

Emas batangan. Foto: AFP PHOTO / Yoshikazu TSUNO

Investor Parkir Modal di Aset Aman, Harga Emas Terus Naik

Selasa, 23 Juli 2019 | 08:42 WIB

NEW YORK, investor.id- Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Merchantile Exchange menguat Senin (Selasa pagi WIB), karena logam mulia didorong oleh pembelian safe haven dari para pedagang.

Kontrak emas paling aktif untuk  pengiriman  Agustus, seperti dilansir Antara, bertambah US$ 0,2 atau 0,01%, menjadi ditutup pada US$ 1.426,9 per ounce

Penguatan logam kuning dimulai sejak Mei karena kekhawatiran tentang lemahnya pertumbuhan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, mendorong permintaan terhadap asset-aset safe haven seperti emas untuk memarkir dana-dana para pemodal.

Namun kenaikan emas berjangka dibatasi oleh greenback yang lebih kuat.  Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang AS terhadap enam rival uatamnya, naik 0,01% menjadi 97,26 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka turun sedikit pada akhir perdagangan akhir pekan lalu, akrena aksi ambil untung dari kenaikan sesi sebelumnya setelah dolar AS menguat.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 21,6 sen atau 1,33%, menjadi menetap di US$ 16,411 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$ 0,6 atau 0,07%, menjadi ditutup pada US$ 852,7 per ounce. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN