Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang memberikan sambutan dalam acara paparan kepada media dengan tema mengenal pasar fisik timah dan kepulauan Bangka Jumat (1/11).

Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang memberikan sambutan dalam acara paparan kepada media dengan tema mengenal pasar fisik timah dan kepulauan Bangka Jumat (1/11).

JFX & KBI Kejar Target Perdagangan Fisik Timah Capai 72 Ribu Ton per Tahun

Thereis Kalla, Sabtu, 2 November 2019 | 13:25 WIB

BANGKA, investor.id - PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Future Exchanges (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menargetkan total perdagangan fisik timah hingga akhir tahun 2020  mencapai 72 ribu ton per tahun.

“Besaran transaksi dalam 3 bulan ini, tentu merupakan hal yang sangat positif. Kedepan, kami optimis bahwa perdagangan pasar fisik timah di JFX akan terus meningkat. Kami mentargetkan, sampai akhir tahun 2020, total transaksi perdagangan pasar fisik timah akan mencapai 72 ribu ton per tahun," ungkap Direktur Utama Jakarta Future Exchange Stephanus Paulus Lumintang di Bangka, Jumat (1/11).

Menurut Paulus dalam paparannya, sejak diluncurkan pada akhir bulan Agustus 2019 lalu, perdagangan pasar fisik timah di JFX sampai dengan 25 Oktober 2019 terus mengalami dinamika yang positif, tercatat total transaksi pasar fisik timah sebanyak 3.224 lot dengan total nilai transaksi sebesar US$ 261,59 juta.

Adapun secara rinci transaksi yang terjadi pada Agustus, tercatat sebanyak 915 lot atau 4.575 Ton dengan nilai transaksi US$ 72,6 juta. Kemudian untuk September mengalami kenaikan,  dengan tercatat transaksi sebanyak  1.254  lot atau 6.270 Ton  senilai US$ 105 juta. Sedangkan di bulan Oktober, volume transaksi mencapai  1.055 lot dengan nilai transaksi sebesar US$ 83,9 juta per tanggal 25 Oktober.

Sementara itu Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Persero (KBI) Fajar Wibhiyadi menyatakan, perdagangan pasar fisik timah batangan memiliki peluang yang besar dan alternatif investasi bagi para pelaku bisnis. “Perdagangan komoditas timah di JFX ini dapat menjadi opportunity yang besar untuk para pelaku di bisnis perdagangan timah batangan baik di Indonesia maupun internasional. Saat ini Indonesia menyumbangkan kurang lebih sekitar 23% market timah dunia. Dengan adanya perdagangan timah di Bursa Berjangka Jakarta diharapkan memberikan pilihan untuk para pelaku dalam bertransaksi”. ungkapnya.

Fajar menambahkan dengan adanya pencantuman cetakan merek pada timah murni batangan membuat pembeli mendapat jaminan kepastian atas produk yang dibelinya. "Tidak hanya itu, dengan mencantumkan brand pada setiap produk juga dapat menciptakan persaingan sehat antara produsen. Karena brand nya tercantum, dengan sendirinya ini akan menjadi stimulus para produsen untuk meningkatkan kualitas dari masing-masing produknya," imbuhnya.

Sejak diluncurkan pada bulan Agustus 2019 lalu, bursa timah murni batangan di JFX, secara langsung turut mengambil peran dalam industri timah di Indonesia, dengan memperdagangkan timah menjadi komoditas yang di transaksikan dalam pasar fisik timah murni batangan.

"Bersama dengan KBI, kedua institusi ini bersinergi untuk terbentuknya harga timah pada bursa nasional yang akan menjadi acuan internasional," ujar Fajar.

Menurut Stephanus dengan kekayaan alam Indonesia yang memproduksi timah terbesar kedua di dunia. Kendati untuk saat ini harga acuan timah dunia adalah London Metal Exchange (LME), namun JFX dan KBI mempunyai harapan besar dan akan berusaha untuk menjadikan Indonesia sebagai acuan harga timah dunia.

“Dengan potensi timah yang ada di Indonesia, khususnya di Bangka, kedepan kami optimis, perdagangan pasar fisik timah murni batangan akan terus berkembang. Selain komoditas timah, JFX kedepan akan terus melakukan inovasi untuk komoditas-komoditas lain yang ada di Indonesia," pungkas Stephanus. c05

Caption Foto:

Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang memberikan sambutan dalam acara paparan kepada media dengan tema mengenal pasar fisik timah dan kepulauan Bangka Jumat (1/11).
 

 



 

Attachments area

ReplyReply allForward

   

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA