Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) realisasikan program kemitraan dengan UMKM petani rumput laut yang berada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) realisasikan program kemitraan dengan UMKM petani rumput laut yang berada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kembangkan UMKM, KBI Jalin Kemitraan dengan Petani Rumput Laut

Thereis Kalla, (elgor)  Jumat, 26 Juni 2020 | 15:04 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) realisasikan program kemitraan dengan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) petani rumput laut yang berada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi menyatakan, implementasi dari kemitraan strategis ini merupakan wujud dari peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung pengembangan UMKM.

“Harapan kami, tentunya apa yang telah dilakukan KBI dalam berbagai program kemitraan ini, mampu mendorong perkembangan ekonomi masyarakat, serta menjalankan peran BUMN sebagai agen pembangunan di bidang ekonom,” jelas Fajar dalam keterangan resmi perseroan, Jumat (26/6).

Fajar menjelaskan, pembiayaan kepada mitra binaan berhasil meningkatkan hasil panen menjadi 5.450 kg rumput laut kering, dikarenakan bertambahnya bentangan menjadi 780 bentangan. Secara rinci, satu bentangan sendiri sama dengan 25 meter yang menghasilkan 70kg rumput laut basah, yang setelah dikeringkan menyusut menjadi 7 kg rumput laut kering.

Adapun sebelum mendapat pembiayaan, para petani rumput laut ini hanya memiliki 500 bentangan dengan hasil panen sekitar 3.500 kg rumput laut kering.

Fajar menambahkan, program kemitraan yang dilakukan KBI yaitu berupa pinjaman dengan pola jaminan resi gudang. Sistem resi gudang dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang.

“Sistem pembiayaan perdagangan sangat diperlukan bagi dunia usaha untuk menjamin kelancaran usahanya terutama bagi usaha kecil dan menengah, termasuk petani yang umumnya menghadapi masalah pembiayaan karena keterbatasan akses dan jaminan kredit,” jelas Fajar.

Pinjaman tersebut, lanjut Fajar, diberikan kepada mitra binaan baik itu perorangan, ataupun kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), atau Koperasi. Lama pinjaman berdasarkan masa berlaku Resi Gudang yang dijaminkan. Dengan program ini para petani diharapkan dapat terhindar dari rentenir dan tengkulak.

Menurut Fajar, ke depan KBI akan terus meningkatkan jumlah mitra binaan, serta sektor usahanya. Kalau 2019 ada di sektor perikanan dan pertanian, ke depan beberapa sektor lain juga akan turut dikembangkan.

“Sepanjang tahun 2019, KBI telah merealisasikan dana lebih dari Rp 6 Miliar untuk 127 mitra binaan, yang berasal dari sektor perikanan dan pertanian. Sedangkan untuk tahun 2020, direncanakan ada peningkatan mitra binaan menjadi 220 mitra,” jelas Fajar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN