Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penjual Emas melayani calon pembeli di pasar Cikini, Jakarta Pusat. Foto ilustrasi: IST

Penjual Emas melayani calon pembeli di pasar Cikini, Jakarta Pusat. Foto ilustrasi: IST

Pembelian Aset Safe Haven Terbatas Sinyal The Fed, Harga Emas Kenbali Jatuh

Sabtu, 7 September 2019 | 07:37 WIB

CHICAGO, investor.id- Emas berjangka di divisi Comex di New York Mercantile Exchange, kembali turun untuk sesi kedua berturut-turut  pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menawarkan pandangan positif tentang ekonomi AS, memperlemah permintaan aset-aset safe haven seperti logam mulia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember menurut Xinhua seperti dilansir Antara, turun US$10 atau 0,66% menjadi ditutup pada US$1.515,5 per ounce.

Dalam pidatonya pada Jumat (6/9), Powell mengatakan laporan pekerjaan merupakan pertanda kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja. Dia juga mengatakan prospek ekonomi tetap menguntungkan dan Federal Reserve tidak memperkirakan atau mengharapkan resesi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya  naik 0,01% menjadi  98,43 pada pukul 17.30 GMT, beberapa saat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan  dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka yang dihargakan dalam dolar AS akan turun karena menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Sehari sebelumnya, harga emas berjangka jatuh lebih dari 2%, sebagian besar karena optimism atas pembicaraan perdagangan antara AS dan Tiongkok serta data ekonomi yang lebih cerah.

Kepala perunding perdagangan Tiongkok-AS sepakat pada Kamis (5/9) untuk bersama mengambil tindakan nyata menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk konsultasi lebih lanjut pada Oktober.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 68,8 sen atau 3,66% menjadi ditutup pada US$18.119 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$52 atau 0,54%, menjadi menetap di 958,5 per ounce. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA