Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Widiastuti, Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas BAPPEBTI dan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), disela-sela acara Sosialisasi dan Soft Launching yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, 9 Oktober 2020

Widiastuti, Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas BAPPEBTI dan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), disela-sela acara Sosialisasi dan Soft Launching yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, 9 Oktober 2020

Permudah Registrasi Resi Gudang, KBI Luncurkan Aplikasi IS-Ware NextGen

Jumat, 9 Oktober 2020 | 15:40 WIB
Thereis Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  - PT Kliring Berjangka Indonesia Tbk (KBI) melakukan sosialisasi dan soft launching aplikasi IS-Ware NextGen, yang merupakan pengembangan dari aplikasi resi gudang yang telah digunakan sejak tahun 2010. Aplikasi berbasis block chain dan smart contract ini, membuat registrasi resi gudang menjadi lebih aman dan mendorong ekosistem resi gudang ke arah resi gudang tanpa warkat atau scriptless

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi menjelaskan, aplikasi ini dikembangkan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada para pelaku resi gudang untuk melakukan registrasi. Dengan aplikasi ini, pemilik komoditas yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia dapat dengan mudah mendaftarkan komoditasnya kedalam Sistem Resi Gudang (SRG) untuk dapat diterbitkan dokumen resi gudang secara realtime dan relatif cepat.

“Sehingga pemilik komoditas dapat segera melakukan kegiatan penjaminan atau perdagangan agar nilai dari komoditas tersebut dapat termanfaatkan secara maksimal,” ujar Fajar dalam keterangan resmi perseroan, Jumat (9/10).

Fajar menambahkan, pengembangan aplikasi ini sebagai upaya menghadapi industri 4.0, dimana sektor industri akan berbasis kepada Teknologi Informasi.  Selain itu, langkah ini juga upaya KBI sebagai pusat registrasi resi gudang untuk meningkatkan ekosistem resi gudang nasional.

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, lanjut Fajar, aplikasi IS-Ware NextGen yang dikembangkan KBI  juga mengedepankan beberapa aspek teknologi, seperti terkait keamanan informasi, peningkatan integrasi, pengembangan arsitektur, serta penggunaan teknologi block chain.

Menurut Fajar, dengan teknologi block chain yang digunakan, kedepan sangat memungkinkan ekosistem resi gudang dapat menggunakan resi gudang tanpa warkat atau scriptless. Dengan sistem scriptless, akan sangat membantu para pelaku resi gudang.

“Dari sisi biaya akan menjadi lebih ekonomis, aman karena tidak dapat dipalsukan, memiliki ketahanan karena tidak mudah rusak. Selain itu, proses registrasinya akan lebih cepat karena dilakukan secara online dan instan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti Widiastuti mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas upaya yang dilakukan oleh KBI dalam melakukan pemutakhiran sistem IS-Ware dalam mendukung resi gudang ini. Terlebih, secara ketentuan Bappebti, penggunaan sistem scriptless dimungkinkan dalam transaksi resi gudang.

“Terkait resi gudang tanpa warkat ini, Bappebti akan menyiapkan dari sisi ketentuan teknis, sehingga ketika resi gudang tanpa warkat berjalan semua ketentuan sudah berjalan dengan baik,” kata dia.

Berdasarkan data KBI sampai dengan kuartal-III 2020, resi gudang menunjukkan pertumbuhan nilai pembiayaan sebesar 36 % dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Hingga akhir September 2020, tercatat penerbitan resi gudang sebanyak 259, dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 56,81 miliar dari sebelumnya nilai pembiayaan resi gudang tercatat sebesar Rp 41,78 miliar dengan jumlah 299 resi gudang pada periode sama tahun lalu.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN