Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan menunjukkan emas batangan di Kantor Cabang Pengadaian Syariah di kawasan, Jakarta Pusat. Foto ilustrasi:  BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Karyawan menunjukkan emas batangan di Kantor Cabang Pengadaian Syariah di kawasan, Jakarta Pusat. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Reli Emas Berlanjut

Selasa, 11 Mei 2021 | 07:04 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Reli harga emas berlanjut untuk hari keempat berturut-turut dan mengakhiri perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) pada level US$ 1.837,60 per ounce. Ini adalah penyelesaian kontrak teraktif tertinggi sejak 10 Februari.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange terangkat US$ 6,3 atau naik 0,34%. Emas mendapat katalis dari pelemahan dolar AS dan dorongan ekspektasi bahwa suku bunga acuan akan tetap rendah.

"Jumlah pekerjaan AS yang mengecewakan akhirnya memicu putaran short-covering algoritmik," kata Ahli Strategi Komoditas TD Securities, Daniel Ghali.

Juga mendukung logam mulia adalah kembalinya discretionary capital yang mengalir ke emas bersama dengan permintaan fisik yang kuat dari Tiongkok dan India bulan lalu sebelum penguncian di India, tambah Ghali.

Data penggajian (payrolls) non-pertanian AS pada Jumat (7/5/2021) menunjukkan pertumbuhan pekerjaan secara tak terduga melambat pada April, mendorong dolar ke level terendah dalam lebih dari dua bulan, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya mencapai level terendah 2,5 bulan semalam.

Angka pekerjaan yang lebih rendah dari perkiraan mengganggu harapan investor akan pemulihan yang menderu di ekonomi terbesar dunia dan bahwa Federal Reserve (Fed) AS mungkin akan memperketat kebijakan lebih awal dari yang diperkirakan.

Bank sentral AS telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah sampai inflasi dan lapangan kerja meningkat. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Harga l​​​​​ogam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 1,5 sen atau 0,05% menjadi US$ 27,492 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 11 atau 0,88% menjadi US$ 1.265,50 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN