Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KBI.

KBI.

Semester I, Laba Bersih KBI Tumbuh 40,6%

Rabu, 21 Juli 2021 | 05:43 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berhasil membukukan kenaikan pendapatan operasional sebesar 6,27% menjadi Rp 77,4 miliar pada semester I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 72,8 miliar. Laba bersih naik signifikan sebesar 40,6% dari Rp 31,2 miliar menjadi Rp 43,9 miliar.

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan tersebut didukung sejumlah langkah strategis KBI dalam menjaga kinerja usaha, seperti transformasi serta digitalisasi bisnis. “Kami optimistis trend positif semester-I 2021 ini akan berlanjut pada semester-II 2021. Bahkan, kami menargetkan laba tahun 2021 ini dapat tumbuh 20% dari Rp. 66,4 miliar menjadi Rp 79,7 miliar,” jelasnya.

Guna mengejar target tersebut, kata Fajar, KBI menjalankan berbagai inisiasi bisnis, seperti KBI telah bertindak seabgai lembaga kliring perdagangan timah di dalam negeri sejak beberapa waktu lalu.

KBI juga sedang menyiapkan beberapa inisiasi lainya, seperti KBI sebagai lembaga kliring pasar fisik emas digital serta lembaga kliring berjangka di perdagangan aset kripto.

Tak ketinggalan, KBI melakukan digitalisasi sistem dengan memperbarui beberapa aplikasi seperti pada sistem resi gudang hingga internal. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk adaptasi pada disrupsi digital yang tak terelakkan.

“Digitalisasi menjadi salah satu fokus KBI dalam proses transformasi korporasi. Pasalnya, gelombang disrupsi teknologi hanya bisa dihadapi dengan transformasi dan digitalisasi. Pun, pola kehidupan masyarakat sudah berubah kearah digital,” ujarnya.

KBI juga telah menyiapkan road map jangka panjang terkait digitalisasi, sehingga KBI bertransformasi dari perusahaan kliring yang menggunakan teknologi digital menjadi perusahaan digital yang memiliki lisensi kliring.

Dalam hal layanan untuk pemangku kepentingan terkait peran KBI sebagai lembaga kliring, saat ini semua laporan kegiatan kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi sudah dilakukan secara digital. “Untuk Sistem Resi Gudang, KBI telah memperbarui aplikasi registrasi dengan mengaplikasikan teknologi blockchain dan smart contract. Sedangkan dari sisi internal, berbagai program digitalisasi pun telah dan sedang dilakukan BUMN ini, seperti aplikasi e-nota, human resources information system (HRIS), serta sistem internal yang terotomasi,” pungkasnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN