Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

Terbitkan SBI-JP, Warna Bhuana Investama Proyeksikan Pendapatan Naik 25% Tahun 2020

Muhammad Ghafur Fadillah, Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:00 WIB

 

JAKARTA, investor.id - PT Warna Bhuana Investama terbitkan Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI-JP) sebesar Rp 500 Miliar dengan kupon sebesar 11% dan memiliki tenor selama 6 bulan.

Direktur Utama PT Warna Bhuana Investama, Setyo Wisnu Broto menjelaskan nantinya dana hasil SBI-JP tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan pembelian mesin baru untuk meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.

"Guna memenuhi permintaan ekspor kami akan membeli mesin dengan teknologi terbaru dengan menggunakan 25% dari dana tersebut lalu sisanya akan digunakan untuk modal kerja 65% dan melunasi utang yang dimiliki perseroan sebesar 10%", ujarnya usai konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/10).

Perseroan berharap dengan adanya pendanaan eksternal ini dapat meningkatkan pendapatan sekitar 20-25% pada 2020 dari proyeksi pendapatan akhir tahun 2019 sebesar Rp 380 miliar. Dalam penerbitan Surat Berharga investasi ini, Warna Bhuana Investama menggandeng Ascort Asia Group selaku konsultan independen dalam penerbitan dan pendistribusian SBI ke calon investor ritel. Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) selaku Agen Fasilitas, Agen Pemegang Jaminan dan Agen Pembayaran SBI-JP.

Demi meningkatkan kapasitas produksi, Warna Bhuana juga berencana untuk melakukan ekspansi dengan menambah produksi pengolahan kayu.

"Kami yakin ekspansi melalui peningkatan ekspor produk pengolahan kayu dapat membantu menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia," jelasnya. Sebagai informasi PT Warna Bhuana Investama adalah perusahaan yang bergerak dalam usaha pengolahan kayu dan studio perfilman melalui anak usahanya, yaitu PT Rimba Sentosa Persada dan PT Mitra Andalas Visual.

Didirikan sejak tahun 2005, PT Rimba Sentosa Persada (RSP) memproduksi furnitur berbahan dasar kayu dan bangunan material kayu. RSP memiliki pabrik furnitur berkapasitas 500 m3 per bulan dan pabrik bahan material berkapasitas 5.000 m3 per bulan di Jawa Tengah. Produk RSP telah diekspor ke Perancis, Denmark, Jerman, Swedia, Timur tengah, Taiwan, Singapura, dan Jepang.

PT Mitra Andalas Visual (MAV) bergerak di bisnis studio perfilman, telah berdiri sejak tahun 2007 dengan proyek  film dokumenter seperti Indonesia Exploride dan TOQUE 12 yang dikemas dalam format konten Culinary dan Lifestyle Reality Show.  (C02)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA