Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Tiga Hari Beruntun Turun, Harga Emas Naik US$8,9

Gora Kunjana, Kamis, 10 Oktober 2019 | 08:50 WIB

CHICAGO, investor.id - Harga emas berjangka di divisi Comex di New York Mercantile Exchange,naik  pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut karena logam mulia didorong oleh greenback atau dolar  yang lebih lemah dan pembelian safe haven para investor.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember seperti dilansir Antara mengutip Xinhua, naik US$8,9 atau 0,59% menjadi ditutup pada US$1.512,8 per ounce.

Investor beralih ke pembelian asset-aset safe haven seperti logam mulia ketika mereka mengawasi pembicaraan AS dan Tiongkok, perkembangan seputar Brexit dan data ekonomi terbaru.

Dolar AS sedikit lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya karena investor mengamati risalah rapat kebijakan September yang dirilis oleh Federal Reserve AS pada Rabu (9/10/2019).

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), unit kebijakan penetapan suku bunga Fed, memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sepermpat poin pada pertemuan 17-18 September menurunkan suku bunga dana federal atau overnight funds rate ke kisaran target 1,75% hingga 2,00%.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,02% menjadi 99,11 pada pukul 16.45 GMT sesaat sebelum penyelesaian transaksi emas.  

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah  bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 11 sen atau 0,62% menjadi ditutup pada US$17.81 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik US$6,6 atau 0,74%, menjadi US$896,7 per ounce.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA