Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Ilustrasi beragam ukuran emas batangan. ( Foto: Thomas Samson/AFP/Getty Images )

Wow, Emas Cetak Rekor Reli Kenaikan

Kamis, 30 Juli 2020 | 06:56 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Harga emas mencetak rekor reli kenaikan selama sembilan hari berturut-turut, terus berlari hingga mendekati US$ 2000 per ounce. Setelah Bank Sentral AS menetapkan suku bunga acuan tidak berubah, mendekati nol persen, harga emas kembali naik pada Rabu (Kamis pagi WIB).

Harga emas batangan naik beruntun kesembilan kalinya, terpanjang sejak 2011. Spot gold naik 0,5% pada $ 1,969.16 per ons pada 4:20 sore EDT (2020 GMT), sementara emas berjangka AS menetap 0,5% lebih tinggi pada $ 1,953.4.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik lagi $ 8,8 atau 0,45% menjadi US$ 1.953,40 per ounce.

Federal Reserve memenuhi ekspektasi pasar. Bank sentral mengumumkan bahwa pandemi Covid-19 tetap menjadi ancaman bagi ekonomi dalam jangka menengah, dan pihaknya akan mempertahankan suku bunga rendah "sampai yakin bahwa ekonomi telah melewati peristiwa-peristiwa buruk baru-baru ini dan berada di jalur untuk mencapai target pekerjaan maksimum dan stabilitas harga."

Di sisi lain, indeks dolar AS terus melemah, yang juga memberikan katalis tambahan untuk kenaikan harga emas.

Para analis pasar berpendapat bahwa prospek logam mulia tetap bullish karena sifat siklikal penyebaran pandemi, dan memperingatkan bahwa gelombang kedua yang terjadi pada musim gugur belum menghantam Amerika Serikat.

Paket-paket stimulus besar-besaran untuk membantu ekonomi yang terhuyung-huyung di seluruh dunia akibat pandemi dan lingkungan suku bunga rendah telah membantu mendorong harga emas naik hampir 30% dalam tahun ini.

Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments mengatakan kepada Reuters bahwa emas akan menghadapi perlawanan di dekat level US$ 2.000 per ounce karena banyak orang yang memperdagangkan emas jangka pendek sekarang.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 2,1 sen atau 0,09%, menjadi US$ 24,321 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober jatuh US$ 27,7 atau 2,81% menjadi US$ 958,5 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN