Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Car free day di Jakarta. Foto ilustrasi: Portal ID/gora kunjana

Car free day di Jakarta. Foto ilustrasi: Portal ID/gora kunjana

CEGAH PENYEBARAN COVID-19

6 Titik Pengukuran Suhu Tubuh Disiapkan Saat CFD

Jumat, 6 Maret 2020 | 14:24 WIB

JAKARTA, Investor.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan enam titik layanan untuk pengukuran suhu tubuh saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Minggu (8/3) untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Kami sudah koordinasi dengan Dinkes. Di beberapa titik di Bundaran Air Mancur (Patung Arjuna Wiwaha), Sarinah, Bundaran HI, Taman Dukuh Atas, Taman Budaya, dan Ratu Plaza, akan ditempatkan petugas Dinkes untuk melakukan sosialisasi dan pengukuran suhu untuk masyarakat dengan thermal gun," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Hal itu untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung CFD sehingga dapat beraktivitas dan berolahraga secara normal seperti sebelum pengumuman dua Warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif Corona.

Meski CFD dilaksanakan, kata dia, kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa atau menyebabkan keramaian akan dilarang untuk sementara waktu. "Terkait perizinan mengumpulkan massa tentu kami patuhi yang mana saat CFD tidak boleh ada kegiatan mengumpulkan massa. Kalau ada yang olahraga, lari, jalan memanfaatkan Sudirman- Thamrin dipersilahkan," kata Syafrin.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah DKI Jakarta. Salah satu isinya menginstruksikan tidak diperbolehkannya kegiatan yang menimbulkan keramaian sementara waktu selama wabah Corona masih bergulir.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN