Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo ketika menerima kunjungan dari lintas komunitas yakni Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), Komunitas Kebaya Kopi dan Buku (K3B), Komunitas Gerakan Membangun Bangsa (GMB), Komunitas Kopi Persahabatan, Komunitas Lembaga Pendidikan Kurikula, dan Bizcom Indonesia si Jakarta, Kamis (19/9/2019).  Foto: Listyorini/Investor.id

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo ketika menerima kunjungan dari lintas komunitas yakni Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), Komunitas Kebaya Kopi dan Buku (K3B), Komunitas Gerakan Membangun Bangsa (GMB), Komunitas Kopi Persahabatan, Komunitas Lembaga Pendidikan Kurikula, dan Bizcom Indonesia si Jakarta, Kamis (19/9/2019). Foto: Listyorini/Investor.id

Dirjen IKP Akan Kombinasikan Informasi Virtual dengan Realita

Listyorini, Kamis, 19 September 2019 | 17:05 WIB

Jakarta, investor.id – Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo akan menjawab tantangan perubahan peradaban komunikasi di era digital melalui pengkombinasikan informasi virtual dengan realita agar menghasilkan tindakan nyata untuk bersama-sama memajukan bangsa.

"Kita saat ini seperti hidup di dua dunia, yakni dunia virtual dan dunia nyata. Arus informasi dunia virtual demikian deras. Semestinya hal ini bisa dikombinasikan dengan dunia nyata agar menjadi gerakan bersama untuk memajukan bangsa," katanya di Jakarta, Kamis (19/9/2019) saat menerima kunjungan dari lintas komunitas yakni Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), Komunitas Kebaya Kopi dan Buku (K3B), Komunitas Gerakan Membangun Bangsa (GMB), Komunitas Kopi Persahabatan, Komunitas Lembaga Pendidikan Kurikula, dan Bizcom Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Dirjen IKP menjelaskan tantangan ke depan terkait derasnya arus informasi virtual pada era digital, apalagi jika informasi yang disebar ke publik itu merupakan berita bohong (hoax). Namun, untuk membendung hoax tidaklah mudah, apalagi menghilangkannya adalah sebuah keniscayaan. Untuk itu, program Dirjen IKP ke depan adalah menggerakkan komunikasi virtual yang positif dibarengi tindakan nyata sehingga masyarakat merasakan konkret nyata dari pemerintah.

Menurut dia, komunikasi virtual sangat bebas dan seringkali menafikan esensi kemanusiaan. "Ini tantangan. Jangan sampai kita terjebak sehingga tidak ada lagi sambung rasa. Tantangan perubahan peradaban adalah hilangnya esensi kemanusiaan," tegasnya.

Widodo Muktiyo yang dilantik tanggal 6 September sebagai Dirjen IKP di Kemenkominfo saat ini sedang memetakan masalah untuk membuat langkah ke depan. "Kata kuncinya adalah bagaimana agar semua paham dengan apa yang sudah dan akan dilakukan pemerintah yakni tujuan bersama untuk kesejahteraan bangsa," ujarnya.

Dirjen IKP, kata dia, bertugas agar program pemerintah bisa dipahami publik. "Aset yang kami miliki adalah informasi dan data. Tugas kami adalah mengolahnya agar informasi yang keluar bisa dipahami publik dan menjadi kerja bersama. Semangatnya adalah excellencies, yakni kerja lebih bermakna," tambahnya.

Lintas Komunitas diterima Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP)Jakarta, Kamis (19/9/2019).  Foto: Listyorini/Investor.id
Lintas Komunitas diterima Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo di Jakarta, Kamis (19/9/2019). Foto: Listyorini/Investor.id

Perubahan peradaban dengan revolusi industri 4.0, khususnya bidang teknologi informasi, menuntut semua pihak untuk berpikir tidak hanya out of the box, bahkan terkadang no box agar bahasa yang dikeluarkan pemerintah bisa dipahami publik untuk mengadang arus informasi yang tidak benar. Berita positif juga perlu dikasih label biar viral untuk mengungguli berita bohong (hoax).

Ia sangat mendukung berbagai komunitas yang ikut membahasakan program-program pemerintah lewat tindakan konkret. Langkah semacam ini perlu digemakan agar menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia, yakni menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA