Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Wall Street, AS. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham Wall Street, AS. Foto: AFP

Tulisan 2

Efek GameStop, Komunitas Ritel Goyang Pasar Saham Meluas

Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:20 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

JAKARTA - Fenomena roller coaster saham GameStop yang mebuat limbung hedge fund karena permainan canggih investor ritel berlanjut. Banyak pelaku pasar menganalisa bahwa fenomena bangkitnya investor ritel yang tergabung dalam komunitas dan bisa saling mempengaruhi untuk pergerakan saham makin meluas hingga berbagai negara.

Geger! Komunitas Ritel Goyang Pasar Saham, Benarkan Fenomena Ini Meluas?

Pada hari Rabu, perusahaan telekomunikasi Finlandia, Nokia, ditarik ke dalam aktivitas pasar yang hiruk pikuk karena sahamnya yang terdaftar di AS melonjak hingga 40%. Pada hari Kamis, mereka turun sekitar 23% di New York, sementara saham perusahaan yang terdaftar di Finlandia ditutup turun 13,3% setelah diperdagangkan lebih tinggi pada hari sebelumnya.

Fenomena saham GameStop
Fenomena saham GameStop

Beberapa investor, seperti pemodal ventura Chamath Palihapitiya, menggambarkan volatilitas yang tiba-tiba ini sebagai "orang kecil" yang melawan Wall Street, mirip film The Big Short. Tetapi para analis telah memperingatkan investor ritel bisa terbakar oleh volatilitas pasar yang bergeral seperti roller coaster.

Wall Street Anjlok Terseret GameStop

Komisi Sekuritas dan Bursa AS mengatakan Rabu (27/1)  bahwa pihaknya "secara aktif memantau" situasi tersebut. Terlebih lagi, mania GameSTop selama dua hari pertama minggu ini sudah naik 177% dari minggu sebelumnya.

Ada juga kekhawatiran bahwa ini merupakan sinyal bahwa gelembung pasar mulai menunjukkan tanda-tanda akan pecah. Turbulensi pasar juga dikhawatirkan akan membuat kekacauan dan memukul investor ritel.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN