Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Kompartemen Vokasi Bid 9 BPP Hipmi, Brigita Manohara, saat diskusi mengenai peran usaha mikro dalam menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran/IST.

Ketua Kompartemen Vokasi Bid 9 BPP Hipmi, Brigita Manohara, saat diskusi mengenai peran usaha mikro dalam menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran/IST.

Hipmi: Usaha Mikro Berperan Atasi Pengangguran

Rabu, 8 Juli 2020 | 20:46 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

JAKARTA, Investor.id – Pandemi virus corona (Covid-19) tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan, tetapi juga membawa kerusakan ekonomi. Angka kemiskinan meningkat akibat banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Berdasarkan data Bappenas prediksi angka kemiskinan berkisar 9,7-10,2% atau sekitar (24,79 juta. Ketua Kompartmen Vokasi Bid 9 BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Brigita Manohara menilai, angka kemiskinan yang disebabkan lonjakan pengangguran ini dapat diatasi dengan membangkitkan usaha mikro.

"Usaha mikro memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mengatasi masalah pengangguran. Sebab, usaha mikro mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi pengangguran," katanya dalam diskusi webinar yang mengusung tema "Kebangkitan Usaha Mikro : Transformasi Ekonomi Keluarga". Acara ini diselenggarakan atas kerjasama BKKBN dan Hipmi, Selasa (7/7/2020).

Menurut Brigita, Hipmi merupakan sebuah organisasi independen yang merupakan kumpulan para pengusaha muda Indonesia yang bergerak dalam bidang perekonomian. Saat ini, Hipmi memiliki 274 Badan Pengurus Cabang yang tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia.

"Hipmi terbuka bagi siapa saja yang memiliki usaha, dan saat ini telah menampung lebih dari 25.000 pengusaha yang bergerak di sektor UKM," katanya dalam webinar yang diikuti oleh 435 peserta.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Barat dan CEO PT Air Mas Group, Basuki Surodjo mengatakan, setiap orang bisa menjadi sukses dalam mengembangkan usahanya asalkan tetap semangat, bekerja keras dan terus melakukan inovasi-inovasi, demi meningkatkan nilai produknya (product value).

Menurut Basuki, Hipmi terus berupaya untuk menggerakkan sektor perekonomian bangsa dan ikut aktif dalam sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Ketua Departemen Bidang 9 BPP HIPMI dan CEO PT Prima Sukses, Felicia Wiwih Kastary menyampaikan, perlunya pemisahan pengelolaan keuangan antara keuangan usaha dan keuangan keluarga. Hal ini diperlukan agar tidak terjadi salah kelola ketika berusaha.

“Manajemen keuangan yang baik juga akan mendorong ekspansi usaha rumahan menjadi lebih maju dan melakukan berbagai inovasi usaha,” tutur Felicia.

BKKBN

Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN, Dr. M. Yani, M. Kes, mengatakan bahwa BKKBN terus berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga-keluarga Indonesia, salah satunya dengan melakukan pembinaan dan pelatihan usaha ekonomi rakyat.

Usaha mikro, seperti Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) memiliki peranan yang sangat vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan ketahanan keluarga. “Sektor usaha mikro mampu menciptakan lapangan kerja yang kemudian menurunkan angka kemiskinan,” katanya.

Dalam mengoptimalisasi bonus demografi dan usaha mikro, kata dia, BKKBN melakukanProgram Usaha Ekonomi Keluarga Akseptor (Sakurga). Program ini bertujuan untuk mengajak keluarga aktif bergerak dalam ekonomi produktif.

Selain itu, program ini bertujuan untuk menyosialisasikan pengelolaan keuangan keluarga, meningkatkan ketahanan dan kemandirian keluarga, mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian keluarga akseptor KB.
 

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN