Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Managing Partner PT Indogen Capital, Chandra Firmanto  (kiri) dan Venture Partner Indogen Capital, Aristo Pariadji (kanan) berkolaborasi untuk mengembangkan startup di Indonesia/IST.

Managing Partner PT Indogen Capital, Chandra Firmanto (kiri) dan Venture Partner Indogen Capital, Aristo Pariadji (kanan) berkolaborasi untuk mengembangkan startup di Indonesia/IST.

Indogen Capital Siap Bantu Startup Indonesia

Listyorini, Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:05 WIB

JAKARTA, Investor. Id – Indogen Capital, perusahaan investasi teknologi, siap untuk menginvestasikan dananya untuk perkembangan usaha rintisan (startup) di Indonesia. Selain itu, perusahaan tersebut juga akan membantu startup asing yang akan ekspansi bisnis di Indonesia.

Managing Partner PT Indogen Capital, Chandra Firmanto mengatakan, Indogen tertarik untuk merambah pasar Indonesia karena perkembangan startup di sini sangat pesat. “Dari awal tujuan kami ingin ikut membantu suksesnya perkembangan startup di Indonesia,” katanya.

Selain itu, perseroan juga ingin membantu perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan startup di Indonesia. Indogen Capital telah membantu banyak startup asing dalam mengembangkan bisnis di Indonesia seperti Carsome dari Malaysia, Venteny dari Philippines dan dalam waktu dekat juga startup dari Hongkong dan Jepang. 

Menurut Chandra, Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik untuk pertumbuhan startup. Pergerakan ekonomi digital terus melaju yang ditandai dengan tumbuh suburnya starup di Indonesia yang mencapai lebih dari 2 juta, menempati posisi kelima di dunia.

“Untuk mengembangkan startup perlu adanya pendanaan dengan mengundang investor asing,” katanya. Dalam hal ini Indogen aktif di organisasi-organisasi perdagangan asing, melakukan seminar-seminrar dan membantu mempertemukan startup dengan investor.

“Setiap kita mengadakan acara, sekurangnya dihadiri lebih dari 100 perusahaan raksasa. Dari situ kita bisa melihat minat investor asing besar sekali,” katanya. Ia berharap, dengan berkembangnya startup bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan juga membantu startup Indonesia untuk berkolaborasi dengan startup tertentu. 

Kolaborasi

Sementara itu, Venture Partner Indogen Capital, Aristo Pariadji menjelaskan, pihaknya tertarik untuk berkolaborasi karena melihat perubahan ekonomi yang sangat pesat sebagai dampak kemajuan teknologi informasi.

“Telah terjadi tranformasi bisnis dari konvensional ke digital. Ini sangat menarik dan menjadi peluang bagi perusahaan startup untuk berkembang,” katanya.

Terlebih lagi, pandemi virus corona (Covid-19) telah memaksa orang tinggal di rumah, menjaga jarak sosial, dan mematuhi protokol kesehatan. Kondisi ini telah mengubah gaya hidup dan tatanan bisnis sehingga ekonomi digital makin berkembang pesat.

“Dalam hal ini kita bisa membantu untuk mempertemukan perusahaan asing untuk bekerja sama dengan startup lokal. Begitu juga perusahaan lokal bisa bekerja sama dengan startup asing untuk memperkuat / menunjang bisnis mereka saat ini atau menambah pendapatan dari sektor lain juga.,” katanya.

Aristo tertarik masuk di bisnis venture capital atau modal ventura karena melihat industri ini sangat strategis untuk kemajuan suatu bangsa. Saat ini, kata dia, bisnis modal ventura Imasih kurang berkembang di Indonesia dibanding negara lain.  “Hal inilah yang mendorong saya untuk bergabung dalam industri tersebut, mengingat kualitas startup di Indonesia tidaklah kalah dibanding negara lain,” jelasnya.

Menurut dia, Indogen adalah sebuah modal ventura yang sangat komit dalam membangun kemajuan bangsa lewat investasi startup. Strategi Indogen dalam mencari portfolio startup lokal yang berkualitas dan berinvestasi dalam startup asing yang mengembangkan pasar di Indonesia sangatlah jitu. “Itu yang membuat saya tertarik dengan modal ventura ini, selain modal ventura ini memiliki sumber daya manusia yang sangat berkualitas,” tambahnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN