Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder dan CEO PT Surgika Alkesindo, dr Handy Gunawan (kedua dari kiri),  mendonasikan satu unit ventilator untuk Shafa Azzalia Zulkarnain, penderita penyakit langka Guillain Barre Syndrom (GBS)/IST.

Founder dan CEO PT Surgika Alkesindo, dr Handy Gunawan (kedua dari kiri), mendonasikan satu unit ventilator untuk Shafa Azzalia Zulkarnain, penderita penyakit langka Guillain Barre Syndrom (GBS)/IST.

PT Surgika Alkesindo Donasikan Ventilator untuk Shafa

Senin, 3 Agustus 2020 | 21:13 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - PT Surgika Alkesindo, distributor alat-alat kesehatan dan estetika dari Amerika, Eropa, dan Jepang, mendonasikan satu unit ventilator untuk Shafa Azzalia Zulkarnain, penderita penyakit langka Guillain Barre Syndrom (GBS).

Sejak 15 Oktober 2010, Shafa didiagnosa dokter menderita GBS, penyakit langka yang menyerang sistem saraf tepi. Akibatnya, paru-paru Shafa bermasalah sehingga Shafa harus dibantu ventilator untuk bernafas.

Shafa pernah dirawat 9,5 bulan di RS St. Carolus Jakarta. Pernah juga dirawat di ICU RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) selama setahun dua bulan.

"Sejak Desember 2012 sampai sekarang, Shafa menjalani perawatan di rumah dan hidupnya bergantung pada mesin ventilator agar dapat bernafas,” kata Zulkarnain, ayahnya.

Sayangnya, ventilator itu mulai rusak. "Tanpa ventilator, nafasnya tersengal-sengal. Pernah selama dua hari Shafa tak menggunakan ventilator, kondisinya langsung drop dan memburuk. Saya tak tega melihat kondisi anak saya seperti ini," tambah sang ayah.

Biaya sewa ventilator sebesar Rp 8 juta per dua minggu. Nominal yang cukup banyak bagi orangtua Shafa. Sementara biaya perbaikan ventilator sekitar 20-30 juta, dalam setahun bisa 2-3 kali perbaikan.

"Kami berharap bisa membeli ventilator baru agar tidak rusak lagi. Harga ventilator baru sekitar Rp 350 juta. Namun  dengan keterbatasan dana, angka itu terdengar mustahil bagi kami,” tuturnya lagi.

Bersyukur, inisiasi penggalangan dana Aksimuda.id melalui kampanye Shafa di BenihBaik.com diketahui oleh PT Surgika Alkesindo yang pada Senin (3/8) menyerahkan bantuan berupa ventilator.

Founder dan CEO PT Surgika Alkesindo, dr Handy Gunawan mengatakan, sebagai perusahaan penyedia dan distributor alat kesehatan di Indonesia, pihaknya berusaha menjadi bagian dalam membangun menuju masyarakat Indonesia yang sehat dengan melakukan program CSR (Corporate Social Responsibility).

“Salah satu kontribusi kami adalah memberikan alat bantu pernapasan (ventilator) kepada Shafa karena kami melihat bahwa harapan kita dan bangsa ini berada di tangan anak-anak, dan sebagai orang tua saya melihat perjuangan Shafa dan keluarga patut di didukung oleh banyak pihak. Semoga pemberian kasih ini bisa memberikan harapan dan senyum kepada Shafa dan orang-orang terkasih,” katanya.

Semenara itu, Andy F Noya, founder BenihBaik.com menyatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan pada Shafa. "Kita tidak pernah tahu kapan datangnya bantuan dari para teman baik. Apa yang didonasikan oleh PT Surgika Alkesindo tentu sangat bermanfaat bagi Shafa dan membuatnya ceria lagi menjalani kehidupannya ke depan,” katanya.

Kristina Dartiani, CEO Aksimuda.id mengatakan, inisiasi penggalangan dana yang dibuat dan bekerjasama dengan BenihBaik.com bukan hanya dapat membantu Shafa dan meringankan beban keluarga,  tapi sekaligus menciptakan rantai kebaikan. Langkah baik ini sampai ke ke PT Surgika Alkesindo,  hingga bisa mendonasikan ventilator untuk Shafa hari ini.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN