Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rajawali Foundation menandatangani kerja sama dengan Alfamart untuk membuat pemodelan program kesiapan kerja dan pelatihan kecakapan kerja bagi genarasi muda kurang mampu dan rentan, termasuk disabilitas, di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. . Melalui kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara inklusif, sekaligus mengurangi kemiskinan.

Rajawali Foundation menandatangani kerja sama dengan Alfamart untuk membuat pemodelan program kesiapan kerja dan pelatihan kecakapan kerja bagi genarasi muda kurang mampu dan rentan, termasuk disabilitas, di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. . Melalui kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara inklusif, sekaligus mengurangi kemiskinan.

Rajawali Foundation dan Alfamart Bantu Kaum Muda Akses Lapangan Kerja

Indah Handayani, Kamis, 26 September 2019 | 16:38 WIB

JAKARTA, investor.id — Rajawali Foundation bekerja sama dengan Alfamart membuat pemodelan program kesiapan kerja dan pelatihan kecakapan kerja bagi genarasi muda kurang mampu dan rentan, termasuk disabilitas. Melalui kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara inklusif, sekaligus mengurangi kemiskinan.

Direktur Eksekutif Rajawali Foundation Agung Binantoro mengungkapkan, kerja sama dengan Alfamart ini merupakan bagian dari komitmen Rajawali dalam program membangun sistem lingkungan ketenagkerjaan inklusif berkesinambungan di Indonesia.

Komitmen ini sebelumnya telah sukses diwujudkan melalui proyek kerja sama Rajawali Foundation, USAID-Mitra Kunci, Transformasi, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melalui proyek Koordinasi untuk Penguatan Pembangunan Ketenagakerjaan Inklusif Indonesia atau SINERGI di Jateng yang di tahun 2019 ini sudah berlanjut ke Fase II.

“Oleh karena itu, guna mencapai tujuan proyek SINERGI Fase II tersebut, penting bagi Rajawali Foundation berkolaborasi lebih erat dengan berbagai mitra perusahaan swasta yang memiliki kesamaan visi dan komitmen untuk mendukung tujuan pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif ini, termasuk Alfamart,” ujar Agung dalam keterangan pers diterima Kamis (26/9/2019).

Agung menambahkan kegiatan proyek di Fase II ini diarahkan kepada sekitar 4.000 pemuda kurang mampu dan rentan dari 16.000 pemuda yang terdapat di basis data terpadu pemerintah, agar dapat mengikuti penilaian untuk mengetahui minat kerja dan berusaha.

Rajawali Foundation menandatangani kerja sama dengan Alfamart untuk membuat pemodelan program kesiapan kerja dan pelatihan kecakapan kerja bagi genarasi muda kurang mampu dan rentan, termasuk disabilitas, di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. . Melalui kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara inklusif, sekaligus mengurangi kemiskinan.
Rajawali Foundation menandatangani kerja sama dengan Alfamart untuk membuat pemodelan program kesiapan kerja dan pelatihan kecakapan kerja bagi genarasi muda kurang mampu dan rentan, termasuk disabilitas, di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. . Melalui kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara inklusif, sekaligus mengurangi kemiskinan.

Kemudian, 2.000 di antaranya yang terpilih dapat mengikuti program pelatihan kesiapan kerja. Ditargetkan, setidaknya 1.600 pemuda kurang mampu dan rentan dapat bekerja atau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Dalam kerja sama dengan Alfamart, lanjut Agung, akan dibuat pemodelan program kesiapan kerja dengan menyelaraskan pelatihan kecakapan atau soft skill dengan pelatihan teknis, khususnya untuk bidang ritel. “Dengan pemodelan tempat dan budaya kerja inklusif, akan mendorong kaum muda dalam menghadapi tantangan bonus demografi, khususnya mereka yang kurang mampu dan rentan," paparnya.

Sementara itu, Tri Wasono Sunu, Human Capital Director, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), mengatakan, pihaknya memiliki visi yang sejalan dan menyambut baik kolaborasi tersebut. Dalam kerja sama ini, dapat dilaksanakan pola ‘rekrutmen tepat’, yaitu metode penilaian tenaga kerja berdasarkan minat kerja dan perilaku yang tepat dengan dukungan kolaborasi multipihak.

“Dengan cara ini, kami secara bersama-sama dapat membantu tujuan pembangunan yang lebih inklusif, dengan cara melatih dan menyerap lebih banyak tenaga kerja penyandang disabilitas,” kata dia.

Di samping itu, melalui kerja sama ini pula akan didapat calon tenaga kerja di unit toko (store crew), gudang, dan staf hubungan pemasaran (market relationship officer) yang kompeten dan siap kerja, sekaligus dapat menciptakan calon wiraswasta berbasis ritel yang handal.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA