Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi: Logo Dewan Pers/Antara

Foto ilustrasi: Logo Dewan Pers/Antara

Soal Covid-19, Dewan Pers Imbau Media Patuhi Kode Etik

Listyorini, Kamis, 5 Maret 2020 | 11:39 WIB

JAKARTA, Investor.id - Dewan Pers mengimbau kepada seluruh media massa untuk memerhatikan kode etik jurnalistik dalam peliputan tentang kasus virus COVID-19. "Media massa memiliki fungsi sebagai penyampai informasi, pendidikan, dan sosial kontrol," kata Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (5/3/2020)

Media massa di Indonesia, kata dia, baik media cetak maupun elektronik, perlu memerhatikan sejumlah ketentuan. Ketentuan-ketentuan tersebut antara lain bahwa media massa perlu memegang teguh prinsip-prinsip kode etik jurnalistik seperti memberitakan secara akurat, berimbang, selalu menguji informasi, tidak beriktikad buruk serta dilakukan secara proporsional.

Lebih lanjut, media massa juga diimbau untuk tidak memberitakan kasus virus COVID-19 secara berlebihan sehingga menimbulkan kepanikan di masyarakat. "Media massa harus memperhatikan kepentingan publik yang lebih luas sebelum memuat berita atau laporan mengenai kasus virus Corona ini," katanya.

Selain itu, media massa juga diminta untuk tidak memuat identitas pasien, baik yang dinyatakan positif terkena virus COVID-19 maupun yang dalam pengawasan otoritas kesehatan, baik nama, foto atau alamat tinggalnya. Pasalnya, pasien adalah korban yang harus dihargai hak privasinya.

Yang tak kalang penting, media massa diminta untuk menjaga keselamatan awak media dalam liputan virus COVID-19 saat bertugas di lapangan. Bersama otoritas kesehatan, pers juga perlu menyampaikan informasi yang memberikan kepastian dalam masyarakat dan tidak membuat laporan atau berita yang hanya mencari sensasi dan meresahkan masyarakat.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN