Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum  Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Kartiko Wirjoatmodjo, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN,

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Kartiko Wirjoatmodjo, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN,

Sudah Waktunya Perbankan Miliki Program Perlindungan Data Pribadi

Kamis, 25 Maret 2021 | 22:12 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

JAKARTA, Investor.id - Perbankan Indonesia sudah waktunya memiliki program perlindungan data pribadi untuk memberikan keamanan atas data pribadi nasabah. Pasalnya, era digitalisasi sudah menjadi kebutuhan nasabah untuk mendapatkan layanan yang nyaman, cepat, dan aman.

“Era digital telah mengubah gaya hidup saat ini, membuat nasabah relatif menggemari transaksi online (digital) dibanding transaksi konvensional dengan mendatangi outlet bank,” kata Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Kartiko Wirjoatmodjo ketika membuka kegiatan Data Privacy Webinar Series yang diselenggarakan Perbanas bekerjasama dengan BRI, Rabu (24/3/2021).

Kartiko menegaskan, data privacy management menjadi hal yang penting dilaksanakan di era digital, agar bank semakin kompetitif dan mendapatkan kepercayaan dari nasabah.

Webinar seri pertama kali ini bertajuk “Personal Data Protection di Era Digital”. Program sosialisasi Perbanas ini bertujuan untuk meningkatkan awareness dan kepedulian industri Perbankan Indonesia tentang isu “Data Privacy”.

Webinar tersebut menghadirkan pembicara Hendri Sasmita Yuda (Koordinator Tata Kelola Perlindungan Data Pribadi dari Kominfo); Eddy Manindo Harahap (Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan); Indra Utoyo (Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI); Anna Pouliou (Pakar GDPR, Deloitte Belgium), sebagai panelis guna dapat berbagi wacana dan wawasan serta perkembangan terkait isu tersebut. Webinar dipandu oleh Guru Besar Perbanas Institute, Prof. Eko Indrajit.

Lebih lanjut Kartiko menegaskan, perbankan Indonesia harus memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta upaya mitigasi eksposur risiko penggunaan dan pemrosesan data. Selain itu, perbankan juga harus menerapkan Privacy by Design pada proses bisnis perbankan, agar keamanan nasabah dapat terjaga.

Kartiko Wirjoatmodjo mengemukakan bahwa Data Privacy Management di sektor Perbankan dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek, yaitu Sustainability, Compliance dan Governance. Terkait aspek sustainability, perusahaan dapat diukur tingkat sustainability atau resiliensinya dalam jangka panjang dengan menggunakan perangkat yang disebut Environment, Social and Governance (ESG) Rating. Sebagai salah satu acuan investor dalam berinvestasi.

Dari aspek regulasi atau compliance yang terkait “data privacy”, pemerintah telah menyusun Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP). Saat ini, sedang dalam proses untuk pengesahan.

Dalam melaksanakan praktik Good Corporate Governance, tambahanya, industri perbankan Indonesia memiliki kerangka dasar Sistem Perbankan Indonesia, yaitu Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Pilar ke-6 API (terkait kenyamanan nasabah), khususnya di era digital saat ini.

Ia sangat berharap bank dapat segera melaksanakan persiapan, khususnya terkait manajemen risiko reputasi.

Sebagaimana dikemukakan Gartner bahwa trust is central to digital transformation. Gartner memprediksikan, pada tahun 2023, perusahaan yang dapat membangun digital trust, mempunyai kesempatan berpartisipasi pada 50% lebih banyak ekosistem untuk memperluas peluang revenue generation.

“Kami harapkan adanya webinar ini, dapat memberikan insight bagi industri Perbankan Indonesia dalam mengantisipasi dan menindaklanjuti rencana pengesahan RUU PDP serta tuntutan global akan Personal Data Protection pada era digital saat ini”, kata Kartika pada sambutan yang sekaligus membuka webinar yang diikuti lebih dari 400 peserta.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN