Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Envy Technologies Indonesia Tbk bersama PT Ritel Global Solusi meluncurkan aplikasi KO-IN (Toko Indonesia). Foto: Beritasatu.com

PT Envy Technologies Indonesia Tbk bersama PT Ritel Global Solusi meluncurkan aplikasi KO-IN (Toko Indonesia). Foto: Beritasatu.com

2020, Envy Technologies Pasang Target Lebih Tinggi

Thereis Love Kalla, Rabu, 6 November 2019 | 19:37 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) memasang target lebih tinggi untuk kinerja keuangan pada 2020 dibandingkan tahun ini. Peningkatan itu akan didorong oleh pendapatan berulang dari beberapa proyek yang sedang dikerjakan secara berkelanjutan.

Perseroan menargetkan pendapatan tahun depan sebesar Rp 180 miliar dan laba bersih Rp 13 miliar. Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih Rp 7,5 miliar dan pendapatan Rp 102,76 miliar.

Direktur Utama Envy Technologies Indonesia Mohd Sopiyan optimistis perseroan akan mampu melewati target kinerja keuangan tahun ini. “Dari segi omset sudah melebihi target. Kami juga yakin laba bersih mencapai target, bahkan lebih. Per September sudah mencapai 97% dari target tersebut,” kata dia di Jakarta, Rabu (6/11).

Sopiyan menegaskan, tahun depan, kondisi keuangan perseroan akan ditopang oleh proyek-proyek yang memberikan pendapatan berulang. “Sebenarnya kontrak kerja yang kami dapat pada tahun ini sudah aman untuk tahun depan,” jelas dia.

Adapun 85% pendapatan perseroan ditopang oleh segmen bisnis sistem integrasi informatika. “Hingga September, bisnis sistem integrasi informatika menyumbang Rp 80,86 miliar, naik 108% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 38,36 miliar," tutur Sopiyan.

Sedangkan lini bisnis sistem integrasi telekomunikasi berkontribusi sebesar Rp 39,99 miliar dan segmen bisnis jasa pengamanan teknologi berkontribui sebesar Rp 567,47 juta.

Hingga kuartal III-2019, perseroan telah membukukan pendapatan sebesar Rp 121,41 miliar, naik 147% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 49,18 miliar. Laba bersih meningkat 79% menjadi Rp 5,61 miliar dari sebelumnya Rp 3,13 miliar.

Envy Technologies memiliki tiga bisnis utama, yakni sistem integrasi informatika, sistem integrasi komunikasi, dan jasa pengamanan teknologi informasi. Menurut Sopiyan, lini bisnis sistem integrasi informatika akan terus menopang pendapatan perseroan hingga akhir tahun ini. “Kami terus konsisten untuk fokus dengan arah permintaan pasar layanan digital,” jelasnya.

Ke depan, perseroan akan melakukan ekspansi bisnis big data dan data analytics, artificial intellegence, QR Code Indonesia Standard (QRIS), keamanan siber, dan integrasi sistem telekomunikasi.

Kolaborasi

Direktur Envy Technologies Mahendra menambahkan, selama ini perseroan mendapatkan pendapatan berulang dari proyek layanan digital perpajakan berbasis cloud dan non-cloud. “Salah satu proyek yang sedang kami kerjakan yaitu e-Faktur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Telkom,” kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya bermitra dengan Teknoglobal menggarap proyek integrasi data perpajakan dimana DJP juga sekaligus mengesahkan Telkom sebagai pengguna e-Faktur Host to Host. “Jadi teknologinya, hardware, dan sistemnya Envy yang memasok ke Teknoglobal. Kontraktor besarnya Teknoglobal, Envy bersama dengan Teknoglobalnya,” tandasnya.

Adapun rencana ke depan perseroan telah melakukan penetrasi bisnis dalam teknologi berbasis QRIS, dan data analytics. Menurut dia, banyak permintaan dari BUMN yang membutuhkan teknologi-teknologi tersebut. “Salah satu contoh, nanti tabung gas akan dikonversi dengan teknologi bisa mengontrol dan mengidentifikasi isi tabung gas tersebut, otomatis identifikasi tersebut akan menggunakan kontrol QRIS, nah kami sudah penetrasi di segmen tersebut,” ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA