Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Signing Ceremony Millenium Village - Total Bangun Persada

Signing Ceremony Millenium Village - Total Bangun Persada

2020, Total Bangun Persada Pasang Target Konservatif

Thereis Kalla, Jumat, 10 Januari 2020 | 17:08 WIB

JAKARTA – PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) memasang target konservatif pada tahun ini. Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun dengan perolehan laba sebesar Rp 175 miliar. Target tersebut tak berbeda dengan target tahun 2019 lalu.

Corporate Secretary Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo mengungkapkan, untuk dapat mencapai target tersebut perseroan akan tetap fokus mengerjakan konstruksi premium. "Perusahaan masih tetap fokus di konstruksi Highrise Premium Buildings,” ujar Mahmilan kepada Investor Daily Jumat (10/1).

Mahmilan menambahkan, pada tahun ini perseroan menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 10 miliar yang dialokasikan untuk peralatan proyek, serta pengembangan teknologi piranti lunak penunjang perusahaan. Adapun jumlah tersebut lebih rendah dibanding capex tahun lalu sebesar Rp 30 miliar. “Kebutuhannya kebetulan tahun ini lebih rendah,” jelas Mahmilan.

Selain itu, pada tahun ini perseroan menargetkan penandatanganan kontrak baru akan mencapai Rp 3 triliun. Target tersebut meningkat 50% dibanding target kontrak baru pada tahun 2018 sebesar Rp 2 triliun. Saat ini Total Bangun Persada tengah menangani beberapa proyek konstruksi yaitu proyek gedung hunian bertingkat, perkantoran, pusat perbelanjaan, pendidikan dan hotel.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Total Bangun Persada Moeljati Soetrisno menyatakan, empat proyek baru yang akan digarap perseroan yaitu,  Hotel Padma di Semarang , milik Grup Djarum, kemudian pembangunan IKEA di Bandung,  pembangunan sekolah Surabaya Future Education Center di Surabaya,  milik Grup Maspion, dan konstruksi gedung perkantoran di Bintaro.

Hingga kuartal III 2019 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,94 triliun turun 3,48% dibanding periode sama tahun 2018 sebesar Rp 2,01 triliun. Total pendapatan perseroan berasal dari jasa konstruksi sebesar Rp 1,93 triliun, dari segmen sewa properti sebesar Rp 10,40 miliar, dan sewa peralatan Rp 5,49 miliar. Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 143 miliar turun 25,13% dari sebelumnya sebesar Rp 191 miliar per September 2018.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp 2,91 triliun turun 9,62% dibanding periode Desember 2018 sebesar Rp 3,22 triliun. Total aset terdiri dari aset lancar sebesar Rp 2,38 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp 529,7 miliar. 

Hingga awal 2020, struktur pemegang saham perseroan masih di kendalikan oleh PT Total Inti Persada dengan jumlah kepemilikan saham sebanyak 1,92 miliar lembar saham setara 56,5% dari total kepemilikan saham perseroan. Kemudia Ir. Djadjang Tanuwidjaja sebesar 295,5 juta lembar saham atau 8,66%, Pinarto Sutanto sebanyak 62,2 juta lembar saham setara 1,83%, dan masyarakat sebanyak 1,12 miliar lembar saham setara 33,01%.

Pada penutupan perdagangan Jumat, saham TOTL ditutup menguat 4 poin (0,97%) ke level Rp 418. (der)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN