Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paparan publik PT Galva Technologies Tbk.

Paparan publik PT Galva Technologies Tbk.

BUTUH MODAL KERJA,

Galva Technologies Raih Fasilitas Kredit RP 302,52 Miliar

Selasa, 14 September 2021 | 21:53 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Galva Technologies Tbk (GLVA) meraih kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan total mencapai Rp 302 miliar. Pinjaman ini digunakan sebagai modal kerja.

Corporate Secretary Galva Technologies Maria Fransiska menjelaskan, penandatangan perjanjian kredit dengan BBCA dan perseroan telah diselesaikan pada 10 September 2021 lalu. Fasilitas kredit yang diberikan dibagi dalam 4 jenis, dengan dua fasilitas berdenominasi dolar dan rupiah.

Di antaranya, Multi Fasilitas L/C (Sight/Usance) dengan plafon sebesar US$ 5 juta dan tenor 1 tahun. Jumlah yang sama juga diberikan oleh BBCA dengan tenor 1 tahun, jenis pinjaman Forward Line. Lalu, pada dua fasilitas dengan denominasi rupiah yakni Rp 115 miliar dan Rp 45 triliun, memiliki tenor yang sama yakni 1 tahun. Jenis fasilitas adalah Time Loan revolving dan Standby L/C.

“Pinjaman dilakukan untuk menunjang kebutuhan modal kerja dan minimal 10% akan dialokasikan untuk capital expenditure/capex,” jelasnya kepada Investor Daily, Selasa (14/9).

Lebih lanjut, pada tahun ini Galva Technologies membidik pendapatan bersih tumbuh 12% seiring meningkatnya tiga unit bisnis perseroan, yakni business solution, printing solution, dan information technology (IT) distribution.

"Business solutions secara persentase meningkat 2% pada kuartal III-2020 atau menjadi 24% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 22%. Sedangkan printing solutions stagnan 5% dan IT distribution turun 73% menjadi 71%," kata Maria.

Dia menjelaskan, secara angka (amount), business solutions tumbuh 17,8% pada kuartal III-2020 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kemudian printing solution tumbuh 5,8% dan IT distribution naik 5,9%.

“Meningkatnya unit bisnis perseroan, terutama pada business solution dan printing solution, diharapkan mendongkrak penjualan perseroan sekitar 12% pada 2021,” ujar dia.

Adapun hingga semester pertama 2021, GLVA membukukan pendapatan sebanyak Rp 650 miliar. Realisasi ini, terpangkas 29,76% dari sebelumnya Rp 925,57 miliar. Laba komprehensif periode berjalan juga menurun 0,82% menjadi Rp 9,65 miliar dari Rp 9,73 miliar di akhir Juni 2020.

Beban pokok penjualan tercatat sebanyak Rp 568,55 miliar, menurun 30,88% dari sebelumnya Rp 822,58 miliar. Sehingga laba bruto yang diperoleh perseroan berjumlah Rp 81,58 miliar.

Kemudian, beban umum dan administrasi dan penjualan juga ikut menurun yakni 7,92% dan 32,47%. Penghasilan usaha lainya sebanyak berjumlah Rp 5,55 miliar, terpangkas 56,98% dari sebelumnya segmen ini mampu menyumbang Rp 12,90 miliar.

Total aset hingga akhir Juni 2021, berjumlah Rp 459,69 miliar yang terdiri atas aset lancar Rp 426,66 miliar dan aset tidak lancar Rp 33,03 miliar. Sedangkan, total liabilitas berjumlah  Rp 260,19 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN