Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Waskita Beton Precast cegah korupsi

Waskita Beton Precast cegah korupsi

Transformasi Bisnis, Waskita Beton Terapkan Tiga Pilar

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:33 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sedang bertransformasi bisnis yang bertumpu pada tiga pilar, yakni portofolio dan inovasi, lean dan digital, serta liquidity management. Program transformasi ini diselaraskan dengan program induk usahanya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Direktur Produksi sekaligus Chief Transformation Officer (CTO) Heri Supriyadi mengatakan, ketiga pilar utama ini nantinya dikembangkan menjadi 10 program breakthrough untuk membantu mencapai aspirasi pertumbuhan jangka panjang yang dipimpin oleh general manager sebagai breakthrough leaders dan board of director sebagai sponsor. Adapun, penyusunan program transformasi ini dibantu oleh McKinsey & Company Indonesia.

“Ketiga pilar tersebut juga didukung dengan manajemen keuangan yang baik, penerapan tata kelola & manajemen risiko secara menyeluruh, pengembangan talent engine, dan penguatan budaya perusahaan,” jelasnya, Rabu (13/10).

Heri menambahkan, ke depan, perusahaan akan berfokus pada pangsa pasar eksternal dan internasional dengan mencari sektor-sektor baru. Diharapkan juga, utilisasi dan produktivitas pada unit produksi akan lebih optimal ke depan. Untuk menunjang likuiditas, perusahaan akan melakukan penghematan modal kerja, divestasi, serta optimalisasi aset

Seluruh program transformasi tersebut, didukung dengan digitalisasi berbagai proses bisnis di perusahaan, melalui hal ini seluruh sistem dan data perusahaan akan terintegrasi. Contohnya, penerapan sistem SAP pada awal tahun 2021.

Sistem ini memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan data secara realtime dan akurat, sehingga akan menunjang manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan. “Dengan dicanangkannya program transformasi, WSBP mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja untuk menjadi Perusahaan Manufaktur Precast terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Waskita Beton Precast berencana untuk melepas tiga pabrik beton pracetak dengan senilai Rp 709 miliar melalui penawaran umum. Dana hasil divestasi akan digunakan untuk restrukturisasi.

Direktur Utama Waskita Beton Moch Holis Prihanto menjelaskan, divestasi pabrik tersebut merupakan salah satu program transformasi bisnis perseroan untuk menunjang likuiditas manajemen.

Selain itu, aksi korporasi tersebut juga untuk mendukung likuiditas perusahaan yang akan melakukan penghematan modal kerja dan optimalisasi aset. "Adapun, dana hasil divestasi akan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur dalam rangka restrukturisasi," kata Holis.

Dalam pengumuman yang dipublikasikan di media pada Senin (11/10) manajemen perseroan menyebutkan ketiga pabrik pracetak yang akan didivestasi, yaitu Plant Klaten senilai Rp 176,5 miliar, kemudian Plant Cibitung senilai Rp 115 miliar, dan Plant Karawang senilai Rp 417,5 miliar.

Hingga kini, kondisi ketiga pabrik masih terus beroperasi dan penjualan tersebut akan mencakup penjualan tanah dan bangunan pabrik beton pracetak, bangunan pendukung, mesin dan peralatan produksi.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN