Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Itama Ranoraya bakal akuisisi Oneject Indonesia

Itama Ranoraya bakal akuisisi Oneject Indonesia

Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Oneject Siapkan 100-150 Juta Jarum Suntik ADS

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:28 WIB
Parluhutan Situmorang

BANDUNG, Investor.id - PT Oneject Indonesia (Oneject), produsen alat suntik ADS & Safety Needle terbesar di Asia, telah menyiapkan sebanyak 100-150 juta jarum suntik ADS untuk kebutuhan vaksinasi covid-19 di Indonesia hingga akhir tahun.

Jarum suntik itu nantinya dipasarkan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). Sebelumnya, Oneject melalui Itama Ranoraya telah mendistribusikan sebanyak 50 juta jarum suntik ADS yang dipesan pemerintah untuk program vaksinasi Covid.

Persediaan jarum suntik tersebut sejalan dengan target pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 mencapai 70% masyarakat Indonesia atau sebanyak 208 juta dosis vaksin. Sedangkan hingga 12 Oktober, jumlah vaksin yang sudah diberikan sebanyak 160,7 juta dosis yang terdiri atas 101 juta dosis pertama, 58 juta dosis kedua, dan 1 juta dosis ketiga.

Direktur Utama Oneject Indonesia Jahja Tear Tjahjana mengungkapkan, Oneject berkomitmen untuk memastikan program vaksinasi pemerintah terealisasi dengan menyediakan sebanyak 100-150 juta jarum suntik ADS untuk program vaksinasi.

“Tahun lalu, pemerintah telah membeli 111 juta jarum suntik ADS, sebagai stok untuk program vaksinasi Covid-19, jika ditambah dengan pembelian 50 Juta jarum suntik ADS pada Agustus 2021 dan dengan tambahan stok yang kami siapkan hingga 150 juta jarum suntik ADS, maka ketersediaan jarum suntik vaksinasi Covid-19 di Tanah Air sudah aman sampai akhir tahun,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Rabu (13/10).

Terkait penjualan jarum suntik tahun 2022, dia mengatakan, masih didukung program vaksinasi Covid. Berdasarkan data WHO, saat ini baru sekitar 35% jumlah populasi dunia yang sudah mendapatkan vaksin lengkap. Sementara, Indonesia sudah mencapai 21,1% dari total populasi.

Menurut dia, dengan selesainya pabrik baru Oneject di Cikarang, Oneject akan menaikkan kapasitas produksi menjadi 1,2 miliar jarum suntik ADS & Safety Needle. Lonjakan kapasitas produksi tersebut memungkinkan perseroan untuk mendongkrak penjualan ekspor guna mendukung program vaksinasi global pada 2022.

“Tahun depan, kami mendapatkan banyak pesanan dari luar negeri, seperti pelanggan pemerintah dan lembaga non pemerintah, seperti UNICEF. UNICEF sendiri diperkirakan membutuhkan sebanyak 500 juta ADS tahun 2022. Namun tetap, kami akan prioritaskan kebutuhan dalam negeri,” jelas Jahja.

Progress Akuisisi

Itama Ranoraya masih melanjutkan proses akuisisi 51% Oneject setelah menyelesaikan tahap pertama pada September 2021. Sedangkan tahap akhir atau penyelesaian transaksi ditargetkan dilakukan di kuartal II-2022.

Akuisisi Itama Ranoraya menjadi jalan bagi Oneject untuk mendapatkan akses pendanaan di pasar modal. Sebagai manufacturer hightech di medical equipment, Oneject akan menjadi pusat produksi alat kesehatan tahun depan. Oneject mulai tahun depan sudah mulai memproduksi dan menjual produk alat kesehatan lainnya berupa kantung darah (blood bag) dan juga reagen test (Covid & Non Covid) milik Abbott. Produk-produk tersebut merupakan produk-produk yang selama ini berasal dari Impor.

“Kami melihat komitmen pemerintah yang terus berusaha terus mensubsitusi produk-produk alat kesehatan impor dengan produk lokal menjadi momentum bagi Oneject untuk menjadi pemain utama untuk produsen alat kesehatan di Indonesia. Dan dengan brand yang kuat yang dimiliki oleh Oneject saat ini di pasar global serta kerjasama dengan perusahaan medical equipment global, Oneject juga telah menjadi pemain global di sektor healthcare,” terang Jahja.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN